LAMONGAN – Di tengah tantangan global terhadap ketahanan pangan, langkah nyata terus ditunjukkan oleh Tentara Nasional Indonesia, khususnya melalui jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0812/Lamongan. Bersinergi dengan berbagai pihak.
TNI membuktikan bahwa pengabdian kepada bangsa tak hanya terpatok pada ranah pertahanan semata, tetapi juga menjangkau ladang-ladang subur tempat harapan masa depan bangsa ditanam, Minggu (18/05/2025),
semangat gotong royong menyatu di lahan pertanian Desa Keben, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Di bawah koordinasi Koramil 0812/03 Turi, kegiatan pendampingan penanaman padi jenis PMJ 01 dilaksanakan di atas lahan seluas 2 hektar.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Muspika Turi, Kelompok Tani Waluyo, serta masyarakat setempat yang antusias berpartisipasi.
Peltu Kasminto, yang menjabat sebagai Plh Danramil Turi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pendampingan, melainkan bagian dari komitmen besar untuk mendukung swasembada pangan nasional.
“Melalui penanaman padi PMJ 01 ini, kami ingin membuktikan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dapat menjadi motor penggerak kedaulatan pangan. Tahun ini, kita semua memiliki satu tujuan: Indonesia mandiri dalam pangan,” tegasnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Kepala Desa Keben, Abdul Kholik, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keterlibatan aktif semua unsur dalam program tersebut.
“Dengan bersatunya kekuatan TNI, pemerintah, dan petani, saya yakin mimpi besar kita bukan hanya swasembada, tapi mampu mengekspor hasil bumi ke dunia. Ini bukan sekadar kerja tanam, tapi kerja masa depan,” tuturnya.
Langkah strategis yang diambil oleh Kodim 0812/Lamongan ini menjadi cerminan peran TNI di era modern menjadi penjaga bangsa tidak hanya di medan perang, tetapi juga di ladang-ladang kehidupan, tempat ketahanan pangan bangsa dirintis dan diperjuangkan.(Ded)






