Pemerintahan

Jejak Leluhur Dan Semangat Persatuan: Kapolres Lamongan Ikuti Ziarah Dalam Peringatan Hari Jadi Ke-456

orbitnasional333
770
×

Jejak Leluhur Dan Semangat Persatuan: Kapolres Lamongan Ikuti Ziarah Dalam Peringatan Hari Jadi Ke-456

Sebarkan artikel ini
Img 20250526 wa0013

LAMONGAN – Dalam nuansa khidmat dan penuh makna, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. bersama jajaran Forkopimda mengikuti prosesi ziarah dan tabur bunga di makam para leluhur Lamongan, pada hari senin (26/5/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-456, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan warisan luhur yang menjadi pondasi Kabupaten Lamongan hingga hari ini.

Ziarah dimulai dari Makam Mbah Sabilan di Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Sekitar 200 peserta, termasuk Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, Ketua DPRD, Sekda, Dandim 0812, serta tokoh-tokoh masyarakat, tampak hadir dalam barisan penuh hormat.

Mbah Sabilan dikenal sebagai sosok bijak yang pernah menjadi Patih dari Bupati ke-3 Lamongan, Raden Panji Puspa Kusuma, pada abad ke-17. Namanya terpatri dalam sejarah Lamongan sebagai tokoh yang dekat dengan rakyat dan budaya.

Kisah tradisi lamaran dari pihak perempuan, serta simbol dua genuk dan dua tikar yang kini menjadi bagian dari ikon Masjid Agung Lamongan, menjadi bukti kuat pengaruh budaya yang diwariskannya.

Usai pembacaan sejarah dan doa, prosesi dilanjutkan ke Makam Mbah Punuk dan Mbah Lamong. Di Makam Mbah Lamong, kembali dikenang sosok Ronggo Hadi atau Tumenggung Surajaya.

Adipati pertama Lamongan yang diangkat secara resmi oleh Sunan Giri IV pada 26 Mei 1569. Beliau dikenal sebagai pemimpin berjiwa kasih, penyebar Islam yang santun, serta peletak dasar pemerintahan yang bijaksana.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani nilai perjuangan, keteladanan, dan semangat persatuan dari para leluhur.

“Lamongan hari ini berdiri tegak karena fondasi yang dibangun dengan nilai, doa, dan pengorbanan para pendahulu kita,” ujarnya.

Kapolres Lamongan menambahkan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, namun juga momentum untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan.

“Nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur adalah sumber semangat kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun harmoni antara TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat,” ungkapnya.

Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai lambang syukur, sesi foto bersama, dan ramah tamah dalam suasana penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, semangat cinta tanah kelahiran dan kebersamaan kembali digaungkan sebuah warisan tak ternilai dari para leluhur, yang akan terus menjadi lentera dalam perjalanan panjang Lamongan menuju masa depan yang gemilang.(Ded)