LAMONGAN – Malam yang penuh cahaya dan gema takbir menyelimuti langit Lamongan saat ribuan warga tumpah ruah mengikuti pawai takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H. Bertempat di depan Masjid Agung Lamongan, Kamis (5/6/2025).
Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han., bersama jajaran Forkopimda secara resmi melepas keberangkatan rombongan takbir keliling.
Dengan penuh kebersamaan dan khidmat, para pemimpin daerah berdiri di garis depan, mengiringi langkah awal peserta pawai yang membawa semangat Idul Adha hari raya penuh makna tentang keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas umat.
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., M.Ek., dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Idul Adha sebagai refleksi diri dan mempererat tali persaudaraan.
“Idul Adha bukan sekadar perayaan, namun panggilan untuk menjadi insan yang rela berbagi dan siap berkorban demi kebaikan bersama. Takbir keliling ini menjadi cerminan sukacita masyarakat Lamongan dalam menyambut hari yang suci,” ucap Bupati.
Pawai ini menempuh rute berkelok yang membelah jantung kota Lamongan, dimulai dari Jl. KH. Hasyim Asy’ari dan berakhir kembali di titik semula, melewati sejumlah jalan protokol seperti Jl. A. Yani, Jl. Dr. Wahidin, hingga Jl. Basuki Rahmad dan Jl. Sunan Giri.
Dandim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, menegaskan bahwa takbir keliling bukan hanya seremonial tahunan, tetapi juga bentuk nyata kegembiraan dan kekompakan warga dalam menyambut hari besar keagamaan.
“Ini adalah momentum kebersamaan yang luar biasa. Saya mengimbau peserta agar tertib, tidak saling mendahului, dan mematuhi arahan panitia demi keselamatan bersama,” pesannya.
Beliau juga menekankan pentingnya profesionalisme dan sikap humanis dari petugas pengamanan gabungan yang telah diterjunkan untuk mendukung kelancaran kegiatan.
“Kita semua bertugas melayani, menciptakan rasa aman dan nyaman, agar malam takbir ini menjadi kenangan indah bagi seluruh peserta,” imbuhnya.
Mengakhiri sambutannya, Dandim menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah merancang kegiatan ini dengan penuh kreativitas dan dedikasi tinggi.
“Semoga gema takbir yang mengalun malam ini menjadi pengingat akan kebesaran-Nya, dan kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi yang mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” tutupnya.
Malam takbir di Lamongan tahun ini tak hanya menggema di jalanan, namun juga menyentuh hati setiap insan yang merayakannya dengan penuh rasa syukur.(Ded)






