TNI/POLRI

Satbinmas Polres Lamongan Tanamkan Nilai Anti Kekerasan dan Anti-Judi Online di SMKN 1 Lamongan

orbitnasional333
1549
×

Satbinmas Polres Lamongan Tanamkan Nilai Anti Kekerasan dan Anti-Judi Online di SMKN 1 Lamongan

Sebarkan artikel ini
Img 20250715 wa0047 copy 1280x720 1

LAMONGAN — Suasana aula SMKN 1 Lamongan pagi itu dipenuhi semangat para siswa baru yang tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Di balik barisan seragam yang rapi dan wajah-wajah penuh antusiasme, Selasa (15/7/2025)

hadir sebuah momen penting yang tak sekadar menyambut tahun ajaran baru, tetapi juga menanamkan pondasi moral bagi masa depan generasi muda.

Dalam kegiatan MPLS hari kedua tersebut, SMKN 1 Lamongan menggandeng Satbinmas Polres Lamongan untuk memberikan penyuluhan bertema

“Cegah Kekerasan dan Tangkal Judi Online”. Penyuluhan ini disampaikan langsung oleh Kanit Bintibsos, Aipda Yuli S, S.H., yang dengan hangat namun tegas mengajak para siswa untuk membuka mata terhadap bahaya kekerasan dan pengaruh negatif dunia digital.

“Kami hadir bukan sekadar memberi peringatan, tapi mengajak adik-adik semua untuk berpikir panjang, memahami hukum, dan menjaga moral. Karena satu keputusan keliru bisa berdampak besar pada masa depan,” ungkap Aipda Yuli di hadapan ratusan peserta didik.

Dalam sesi yang berlangsung interaktif itu, Aipda Yuli menjabarkan berbagai bentuk kekerasan yang kerap muncul di lingkungan sekolah, seperti perundungan, intimidasi verbal, maupun kekerasan fisik.

Ia juga membuka mata para siswa tentang realitas kelam di balik perjudian online yang kini menyasar kalangan pelajar dengan iming-iming keuntungan instan.

Lebih dari sekadar penyuluhan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang pelajar secara utuh tidak hanya sebagai siswa,

tetapi juga sebagai pribadi yang cerdas dan bertanggung jawab,Pihak sekolah menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif kepolisian dalam upaya edukatif ini.

“Kami percaya bahwa pencegahan yang efektif dimulai dari pemahaman. Apa yang disampaikan hari ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa sejak dini,” ujar salah satu guru pembimbing.

Sesi tanya jawab yang digelar di akhir acara pun menambah semarak suasana. Banyak siswa mengajukan pertanyaan kritis, menunjukkan kepedulian dan keingintahuan mereka terhadap isu yang diangkat.

Kegiatan berakhir dengan penuh semangat dan optimisme. Di antara langkah kaki yang meninggalkan aula, tersimpan harapan besar bahwa penyuluhan.

ini akan menjadi titik awal bagi terciptanya generasi pelajar Lamongan yang tangguh, beretika, dan bebas dari kekerasan serta jebakan dunia maya.(Ded)