Peristiwa

Tragedi Malam Di Lamongan: Pemuda Asal Sragen Tewas Tertabrak Kereta Api

orbitnasional333
950
×

Tragedi Malam Di Lamongan: Pemuda Asal Sragen Tewas Tertabrak Kereta Api

Sebarkan artikel ini
Img 20250719 wa0045

LAMONGAN – Suasana malam di jalur rel Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, mendadak berubah mencekam.

Seorang pemuda berusia 25 tahun, berinisial AD, warga Desa Geneng, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, meregang nyawa setelah tertabrak kereta api pada Jumat malam (18/7/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa memilukan ini terjadi di titik KM 168+6, petak jalur hilir Pucuk – Gembong, yang memang dikenal sepi dan minim penerangan.

Keheningan malam itu pecah ketika seorang warga bernama Bagas Pratama mendapat laporan tentang adanya seseorang yang tertemper kereta api.

Tak menunggu lama, ia bersama warga lain menyusuri jalur rel dan menemukan tubuh seorang pria tergeletak tak bernyawa.

Pihak Kepolisian Sektor Babat yang mendapat laporan segera meluncur ke lokasi kejadian. IPDA Hamzaid, Kasi Humas Polres Lamongan, membenarkan peristiwa tersebut.

“Korban langsung dievakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan oleh petugas. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi lengkap kecelakaan ini,” ujarnya, Sabtu (19/7/2025).

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dompet berisi identitas diri dan sepeda motor milik korban. Identitas korban berhasil dipastikan dari isi dompet tersebut.

Duka Mendalam Tragedi ini menjadi pengingat bahwa jalur kereta api bukanlah tempat untuk dilintasi sembarangan, apalagi di malam hari saat pandangan terbatas dan risiko

kecelakaan sangat tinggi Warga diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan di sekitar perlintasan rel.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di rumah sakit, dan keluarga telah dihubungi untuk proses pemulangan.(Ded)