TNI/POLRI

Kapolres Lamongan Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Se-Kabupaten Lamongan 2025–2030

orbitnasional333
790
×

Kapolres Lamongan Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Se-Kabupaten Lamongan 2025–2030

Sebarkan artikel ini
Ded 1

LAMONGAN — Dalam suasana penuh khidmat dan haru, jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan se-Kabupaten Lamongan resmi dikukuhkan untuk masa khidmat 2025–2030.

‎Acara sakral ini berlangsung di Pendopo Lokatantra Tumenggungan, jantung pemerintahan Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/9/2025).

‎Mengusung tema besar “Dengan pengukuhan ini, kita tingkatkan peran Majelis Ulama Indonesia dalam kemitraan dengan pemerintah, masyarakat, dan umat demi terwujudnya Lamongan yang religius, harmonis, dan sejahtera,” kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran ulama dalam membangun daerah.

‎Turut hadir dalam prosesi pengukuhan, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Effendi, MBA, MEK, jajaran Forkopimda, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus organisasi keagamaan seperti PCNU Lamongan dan Babat.

‎Kegiatan diawali dengan lantunan penuh semangat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Lamongan, disusul pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggetarkan jiwa.

‎Suasana semakin sakral ketika Surat Keputusan (SK) pengangkatan pengurus dibacakan, menandai amanah baru yang kini dipikul oleh para tokoh ulama di tingkat kecamatan.

‎Pengukuhan dilakukan langsung oleh Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Lamongan, yang disaksikan oleh para pemangku kepentingan dari berbagai elemen masyarakat.

‎Dalam sambutannya, KH. M. Said Muhaidi, S.H., M.Pd.I., Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Lamongan, menyampaikan pesan mendalam tentang hakikat keberadaan MUI sebagai rumah besar ulama.

‎tempat bertemunya pemikiran, nasihat, dan hikmah demi membimbing umat dan menyinari jalan pemerintahan.

‎“MUI adalah pelita yang menerangi umat di tengah zaman yang penuh tantangan. Kami berharap, dengan kepengurusan yang baru ini, ukhuwah islamiyah semakin kuat, dakwah semakin menyejukkan, dan kehadiran ulama semakin membumi di hati masyarakat,” tutur beliau.

‎KH. Said juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial serta membangun peradaban yang berakar pada nilai-nilai luhur keislaman.

‎Sebagai wujud transformasi digital dan pendekatan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, acara juga dirangkaikan dengan Launching HALO MUI.

‎sebuah inovasi yang bertujuan menjawab berbagai pertanyaan keagamaan dan sosial melalui platform yang mudah diakses oleh publik.

‎Peluncuran ini disambut antusias sebagai langkah maju menuju pelayanan keumatan yang adaptif dan responsif.

‎Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi peran strategis MUI sebagai mitra pemerintah dan penjaga moralitas publik.

‎“Sinergi antara ulama dan aparat negara sangat dibutuhkan untuk menciptakan masyarakat yang aman, rukun, dan berakhlak mulia. Kami berharap MUI terus menjadi garda terdepan dalam membina umat dan menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

‎Acara ditutup dengan pembacaan doa yang menggetarkan kalbu, memohon keberkahan bagi kepengurusan yang baru.

‎dan harapan agar Lamongan terus tumbuh menjadi kabupaten yang religius, harmonis, dan sejahtera daerah yang layak disebut baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

‎Dengan dikukuhkannya pengurus MUI tingkat kecamatan se-Kabupaten Lamongan, harapan besar disematkan agar para ulama dapat menjadi penjuru dalam membimbing umat, menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah, serta terus menghadirkan Islam yang damai, ramah, dan membebaskan.

‎Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari pengabdian yang panjang pengabdian yang menyatukan niat, menyambung silaturahmi, dan menyalakan lentera kebaikan di setiap penjuru Lamongan. (Ded)