Peristiwa

Duka Menyelimuti Buduran Bangunan Ponpes Al Khozini Ambruk, Puluhan Ambulans Dikerahkan

878
×

Duka Menyelimuti Buduran Bangunan Ponpes Al Khozini Ambruk, Puluhan Ambulans Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
1759207037516 copy 1280x925

SIDOARJO — Sore yang seharusnya tenang berubah menjadi kepanikan di Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

‎Bangunan lantai dua Pondok Pesantren Al Khozini tiba-tiba ambruk, menyisakan debu, reruntuhan, dan jeritan para santri yang ketakutan, Selasa (30/9/2025)

‎Tak butuh waktu lama, deru sirine memecah keheningan. Puluhan mobil ambulans dari Puskesmas Buduran, RSUD Sidoarjo, dan sejumlah lembaga relawan kemanusiaan dikerahkan ke lokasi.

‎Para petugas medis, relawan, dan warga sekitar bahu-membahu melakukan evakuasi, berharap tak ada nyawa yang melayang dalam musibah ini.

‎”Segera setelah mendapat laporan, kami langsung mengerahkan tim evakuasi. Proses penyelamatan masih terus berlangsung,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.

‎Bangunan yang ambruk diduga merupakan asrama santri. Saat kejadian, sejumlah santri tengah beristirahat dan sebagian lagi sedang melaksanakan kegiatan rutin pondok.

‎Suasana haru dan kepanikan menyelimuti para santri, pengasuh, serta keluarga besar pondok.

‎Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus dilakukan dengan hati-hati.

‎Tim SAR dan petugas medis tetap siaga, memastikan tidak ada korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

‎Musibah ini mengundang keprihatinan dan simpati dari berbagai kalangan. Doa dan dukungan terus mengalir melalui media sosial dan jaringan komunitas.

‎Banyak yang berharap tidak ada korban jiwa dan para santri segera pulih dari trauma.

‎“Ya Allah, lindungilah para santri dan seluruh keluarga besar Ponpes Al Khozini. Berikan mereka kekuatan dalam menghadapi ujian ini.”

‎Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga para santri dan pengasuh diberikan kesabaran, kekuatan, dan keteguhan hati dalam menghadapi cobaan.

‎Dan semoga Allah SWT mengganti kesedihan ini dengan keberkahan di masa depan. (ded)