Peristiwa

‎Ban Pecah,Truk Tabrak Bus Di Lamongan Tiga Penumpang Jadi Korban

2384
×

‎Ban Pecah,Truk Tabrak Bus Di Lamongan Tiga Penumpang Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Img 20250930 wa0060 copy 1280x706

LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas kembali mengusik ketenangan Jalan Nasional Lamongan–Babat, Selasa siang (30/9/2025) sekitar pukul 13.15 WIB.

‎sebuah truk tangki tiba-tiba oleng dan menghantam bus yang sedang menepi di Desa Plosowahyu, tak jauh dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).

‎Truk bernopol W-8705-UV yang dikemudikan oleh Abdul Rahman (33), warga Kabupaten Sampang, mengalami pecah ban depan kiri secara mendadak.

‎Tak mampu mengendalikan laju kendaraan, truk langsung menghantam Bus Dali Prima dengan nomor polisi S 7883 UA, yang tengah berhenti untuk menurunkan penumpang.

‎Bus naas tersebut dikemudikan oleh Nguji Helmi (54), warga Bojonegoro. Dalam hitungan detik, benturan keras terjadi.

‎ Jeritan penumpang pecah, kaca berserakan, dan suasana berubah mencekam.

‎Akibat insiden tersebut, tiga penumpang menjadi korban:

‎Ahmad Wahyudi (45) dan Isnaini Mardiana (41), pasangan asal Situbondo.

‎Silvana Dewi Masyito (20), seorang mahasiswi muda asal Bojonegoro.

‎Ketiganya mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

‎Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Ipda Hadi Siswanto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, mengungkapkan bahwa pecah ban menjadi penyebab utama kecelakaan.

‎”Truk mengalami pecah ban bagian depan kiri. Saat itu bus sedang berhenti di lajur kiri untuk menurunkan penumpang, dan langsung tertabrak,” jelasnya.

‎Kedua kendaraan telah diamankan dari lokasi kejadian untuk menghindari kemacetan lebih lanjut di jalur padat tersebut.

‎Ipda Hadi juga menyampaikan imbauan kepada para pengemudi agar lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi kendaraannya, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.

‎“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tapi menyangkut nyawa banyak orang. Kami harap semua pengemudi memperhatikan kondisi teknis kendaraan, terutama ban, rem, dan lampu,” tegasnya.

‎Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa satu kelalaian kecil bisa berdampak besar, bahkan mengancam keselamatan banyak jiwa di jalan raya yang sibuk. (ded)