TNI/POLRI

‎Babinsa Brondong Bakar Semangat Cinta Tanah Air Di SDN 1 Labuhan

orbitnasional333
1113
×

‎Babinsa Brondong Bakar Semangat Cinta Tanah Air Di SDN 1 Labuhan

Sebarkan artikel ini
Img 20251016 wa0040

LAMONGAN – Dalam upaya membentuk generasi emas yang berkarakter dan mencintai tanah air, Babinsa Koramil 0812/18 Brondong, Serda Nasir, menyambangi SDN 1 Labuhan, Kecamatan Brondong, Kamis (16/20/2025)

‎untuk memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi sekolah dasar tersebut.

‎Aula sekolah yang biasanya dipenuhi dengan riuh canda anak-anak, pagi itu berubah menjadi ruang penuh makna, saat semangat merah putih mengalir dalam setiap kalimat yang disampaikan oleh Serda Nasir.

‎Dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh, ia mengajak para siswa mengenal lebih dalam jati diri bangsanya.

‎”Anak-anak adalah harapan bangsa. Sejak kecil harus ditanamkan rasa cinta tanah air, semangat gotong royong, dan jiwa Pancasila. Di tangan kalianlah masa depan Indonesia dititipkan,” tutur Serda Nasir penuh semangat.

‎Materi yang disampaikan meliputi pengenalan nilai-nilai luhur Pancasila, makna lambang negara Garuda Pancasila, arti penting bendera Merah Putih, lagu kebangsaan, serta pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai bagian dari karakter bangsa yang santun dan berbudaya.

‎Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh siswa dan guru, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur masyarakat.Tampak hadir Kepala Desa Labuhan, Bapak Suwarno, Bhabinkamtibmas Desa Labuhan, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, yang turut mengapresiasi dan mendukung langkah TNI dalam membina generasi muda.

‎”Kami merasa bangga dan berterima kasih atas kehadiran Babinsa yang telah menyentuh langsung pendidikan karakter anak-anak kami. Inilah bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas, tapi juga berjiwa nasionalis,” ujar Bapak Suwarno dalam sambutannya.

‎Suasana kegiatan semakin hangat saat para siswa ikut menyanyikan lagu kebangsaan dan meneriakkan yel-yel semangat Indonesia.

‎Keceriaan mereka menjadi bukti bahwa nasionalisme tidak harus diajarkan dengan cara yang kaku, tapi bisa tumbuh melalui pendekatan yang menyenangkan dan penuh makna.

‎Melalui kegiatan ini, Koramil Brondong ingin menegaskan bahwa tugas menjaga keutuhan bangsa bukan hanya tanggung jawab prajurit di medan perang.

‎tetapi dimulai dari ruang-ruang kelas, dengan menanamkan nilai luhur sejak dini kepada anak-anak.

‎Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, agar semangat kebangsaan tetap hidup dan berkembang di setiap jiwa generasi penerus bangsa.(Ded)