TNI/POLRI

Babinsa Di Tengah Upacara Menyemai Patriotisme Sejak Dini Di Sekolah-sekolah Lamongan

1251
×

Babinsa Di Tengah Upacara Menyemai Patriotisme Sejak Dini Di Sekolah-sekolah Lamongan

Sebarkan artikel ini
Img 20251020 wa0073

LAMONGAN – Mentari baru saja menampakkan sinarnya saat derap langkah para siswa mengisi halaman sekolah.

‎Di tengah barisan yang tegak dan wajah-wajah muda yang penuh harapan, hadir sosok berbaju loreng hijau seorang Babinsa dari Kodim 0812/Lamongan berdiri gagah sebagai Inspektur Upacara, Senin (20/10/2025)

‎Momen ini bukan sekadar rutinitas hari Senin. Ia adalah panggung kecil di mana nasionalisme dibentuk, dan nilai kebangsaan ditanamkan langsung ke sanubari generasi penerus bangsa.

‎Dalam program yang digagas Kodim 0812/Lamongan ini, para Babinsa bergantian mengunjungi sekolah-sekolah, dari jenjang SD hingga SMA sederajat, untuk memimpin jalannya upacara bendera.

‎Namun lebih dari itu, mereka hadir sebagai teladan kedisiplinan, penyampai pesan moral, dan penyala semangat cinta tanah air.

‎Kehadiran Babinsa bukan hanya menghadirkan ketertiban dalam upacara, tetapi juga menghidupkan kembali semangat kebangsaan melalui penyampaian Wawasan Kebangsaan (Wasbang).

‎Dengan bahasa yang bersahaja namun menggugah, mereka mengajak pelajar untuk menjauhi narkoba, kekerasan, dan pengaruh radikalisme, serta menumbuhkan rasa hormat pada orang tua, guru, dan sesama.

‎Di mata para siswa, para Babinsa bukan lagi sosok asing dari barak militer, tetapi sahabat yang peduli dan pemimpin yang memberi inspirasi.

‎Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, memberikan penegasan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari peran aktif TNI dalam membangun masa depan bangsa.

‎“Anak-anak kita adalah Generasi Emas Indonesia. Mereka tidak hanya butuh ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter yang kuat. Melalui kehadiran Babinsa di sekolah, kami ingin menyentuh hati mereka, menanamkan nilai kebangsaan, serta membentuk pribadi yang tangguh dan berjiwa patriot,” ujar Letkol Deni.

‎Ia menambahkan, TNI bukan hanya penjaga kedaulatan di medan tempur, tetapi juga pembina mental di medan pendidikan.

‎“Kami ingin anak-anak Lamongan tumbuh sebagai pemuda berakhlak, cinta tanah air, dan siap membawa bangsa ini ke masa depan yang gemilang,” tutupnya.

‎Kegiatan ini bukan sekadar program rutin, tetapi wujud nyata dari sinergi antara TNI dan dunia pendidikan.

‎Di tengah gempuran era digital dan arus globalisasi, semangat kebangsaan perlu terus disuarakan dan siapa lagi yang lebih tepat menyampaikannya selain mereka yang setiap hari menjaga kedaulatan negeri?

‎Dengan langkah pasti dan hati yang tulus, para Babinsa terus melangkah dari satu sekolah ke sekolah lain.

‎Mereka bukan hanya membawa lambang negara di seragamnya, tetapi juga membawa harapan bahwa bangsa ini akan tetap kuat di tangan generasi muda yang mencintai negerinya sepenuh jiwa.(ded)