LAMONGAN – Hamparan padi menguning di Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, menjadi saksi semangat kebersamaan antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Lamongan.
Dalam suasana penuh syukur, Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, bersama Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., serta jajaran Forkopimda, melaksanakan panen raya padi varietas Inbrida sebagai wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, Selasa (28/10/2025)
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni panen, tetapi bentuk nyata sinergi antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan para petani dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Lamongan.
Dengan luas panen yang mencapai ratusan hektar, hasil yang diperoleh mencerminkan potensi besar Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif di lapangan mulai dari Babinsa, penyuluh pertanian, hingga para petani yang dengan tekun menggarap sawah di tengah tantangan musim dan cuaca.
“Kekuatan bangsa ini berawal dari sawah dan ladang. Sinergi yang terjalin antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan para petani menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi roh utama dalam menjaga ketersediaan pangan. Panen kali ini menunjukkan bahwa Lamongan tidak hanya subur tanahnya, tapi juga semangat warganya,” ujar Dandim 0812 itu dengan penuh optimisme.
Sementara itu, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen menjaga produktivitas pertanian melalui berbagai program strategis.
mulai dari penyediaan benih unggul, peningkatan jaringan irigasi, hingga pendampingan teknologi pertanian modern bagi para petani.
“Panen raya ini adalah hasil dari kerja keras dan kebersamaan. Kami ingin memastikan bahwa petani Lamongan mendapatkan dukungan penuh, agar produksi pangan terus meningkat dan kesejahteraan mereka ikut terangkat.
Dengan kolaborasi yang kuat bersama TNI, Polri, dan Forkopimda, kita bisa menjaga Lamongan tetap menjadi daerah yang mandiri dan tangguh dalam pangan,” ungkap Bupati Yuhronur.
Suasana panen raya yang diwarnai tawa dan rasa syukur para petani menjadi gambaran nyata hasil kerja kolektif yang berbuah manis.
Butiran padi yang dituai hari itu bukan sekadar hasil bumi, melainkan simbol ketekunan, kerja sama, dan harapan baru bagi masa depan pertanian Lamongan.
Dengan keberhasilan panen padi Inbrida ini, Kabupaten Lamongan kembali menegaskan perannya sebagai daerah penggerak ketahanan pangan nasional menyemai kemakmuran dari tanah yang subur, dan menuai kesejahteraan dari kerja bersama.(ded)
Dandim 0812 Dan Forkopimda Lamongan Teguhkan Komitmen Ketahanan Pangan






