Peristiwa

‎Mayat Perempuan Terbakar Gegerkan Warga Lamongan,Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Sadis

6994
×

‎Mayat Perempuan Terbakar Gegerkan Warga Lamongan,Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Sadis

Sebarkan artikel ini
Img 20251104 wa0067

LAMONGAN — Suasana tenang di kawasan hutan RPH Tanjung Wetan, Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, mendadak mencekam. Senin malam (3/11/2025), warga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi hangus terbakar, tergeletak di antara semak belukar hutan produksi milik Perhutani.

‎Penemuan itu bermula saat seorang warga melintas di jalur hutan sekitar pukul 18.30 WIB. Asap tipis dan bau menyengat yang mencurigakan membuatnya berhenti.

‎Betapa terkejutnya ia ketika melihat sosok manusia yang sudah tak bernyawa, nyaris tak dapat dikenali.

‎“Begitu laporan kami terima, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Selasa (4/11/2025).

‎Menurut Hamzaid, proses olah TKP dilakukan bersama Tim Inafis dan tenaga medis.

‎ Jenazah perempuan tersebut telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk dilakukan visum et repertum dan proses identifikasi lebih lanjut.

‎Dari hasil penyelidikan awal, polisi mencurigai adanya keterkaitan antara penemuan jenazah ini dengan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang sedang ditangani oleh Polres Jombang.

‎Kedua kepolisian kini tengah berkoordinasi untuk mengurai benang merah antara dua kasus ini.

‎“Penemuan ini merupakan pengembangan dari pemeriksaan terhadap seorang terduga pelaku yang sedang ditangani Polres Jombang,” jelas Hamzaid.

‎Jika terbukti korban tewas akibat tindak pidana curas, pelaku dapat dijerat Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun.

‎Namun apabila penyelidikan menemukan unsur pembunuhan berencana, jeratan Pasal 340 KUHP menanti dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup.

‎Tragedi ini meninggalkan kegelisahan di tengah warga sekitar. Banyak yang kini enggan melintas di kawasan hutan, terutama saat malam hari.

‎“Biasanya kami lewat sini untuk mencari kayu atau jalan pintas. Sekarang takut, apalagi kalau sendirian,” tutur salah satu warga yang enggan disebut namanya.

‎Kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas sendirian di area sepi serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.

‎“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami minta warga tetap waspada dan segera hubungi aparat bila ada hal aneh di sekitar,” tegas Ipda Hamzaid.

‎Hingga kini, identitas korban masih menjadi misteri. Polisi menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan siapa perempuan malang tersebut dan apa motif di balik kematian tragisnya.

‎Namun satu hal pasti: di balik sunyinya hutan Tanjung Wetan malam itu, sebuah kisah kelam telah terbakar bersama api yang menyelimuti korban.(ded)