TNI/POLRI

TNI–Polri Dan Warga Gampangsejati Bergotong Royong Menyulam Harapan Di Jalan Poros Laren–Paciran

orbitnasional333
710
×

TNI–Polri Dan Warga Gampangsejati Bergotong Royong Menyulam Harapan Di Jalan Poros Laren–Paciran

Sebarkan artikel ini
Img 20251113 wa0058

LAMONGAN — Pagi yang cerah di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, menjadi saksi hangatnya kebersamaan antara aparat dan warga.

‎Suara cangkul berpadu dengan tawa dan semangat gotong royong ketika anggota Polsek Laren bergandengan tangan dengan Koramil Laren, pegawai Kecamatan Laren, pelajar SMPN 1 Laren, dan masyarakat sekitar memperbaiki jalan rusak di poros Laren–Paciran, tepat di utara Mapolsek Laren, Kamis (13/11/2025)

‎Kerja bakti ini bukan sekadar memperbaiki jalan berlubang, melainkan juga menambal rasa kepedulian dan kebersamaan yang menjadi jati diri masyarakat Indonesia.

‎Jalan yang selama ini rusak dan membahayakan pengendara, kini perlahan disulap menjadi jalur yang lebih aman dan nyaman.

‎Berkat sumbangan pedel dari para pengusaha yang disalurkan melalui Polsek Laren, kegiatan perbaikan dapat segera dilakukan tanpa menunggu lama.

‎Kepedulian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar.

‎Kapolsek Laren menyampaikan, kegiatan ini mencerminkan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah, pelajar, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

‎“Melalui kebersamaan, kita tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi juga memperkuat jalinan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Kapolsek dengan penuh semangat.

‎Selain memperlancar arus lalu lintas, perbaikan ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur utama yang menjadi urat nadi pergerakan warga.

‎Dengan semangat kerja keras dan wajah yang dilumuri keringat, semua pihak tampak bahu-membahu menimbun lubang, meratakan tanah, dan menyiram jalan yang baru diperbaiki.

‎Di balik lelah, tersimpan rasa bangga dan kebahagiaan karena turut berkontribusi bagi keselamatan bersama.

‎Kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan kekuatan sosial yang terus hidup di tengah masyarakat Laren.

‎Dari jalan yang diperbaiki, lahirlah harapan baru: jalan yang lebih baik, hubungan yang lebih erat, dan semangat kebersamaan yang kian kuat.(ded)