TUBAN — Ajang bergengsi Bupati Tuban Cup 2025 yang seharusnya menjadi perayaan prestasi dan sportivitas kini berubah menjadi sorotan tajam publik. Turnamen Kick Boxing yang digelar pada 17–19 Oktober 2025 di GOR Tuban justru menyisakan kekecewaan mendalam bagi para atlet yang telah berjuang di arena pertandingan.
Para juara yang datang dari berbagai daerah mulai dari Tuban, Kerek, hingga Semarang kini terpaksa menelan kenyataan pahit. Hingga hari ini, hadiah yang dijanjikan berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan tidak kunjung diberikan.
Kekecewaan para atlet semakin membara setelah mereka mencoba meminta kejelasan kepada panitia maupun pembina acara. Namun jawaban yang diterima justru mengecewakan.
Salah satu pihak yang dikonfirmasi awak media, berinisial R, hanya memberikan jawaban singkat.
“Mohon maaf, bukan tidak ada kelanjutan. Masih dalam proses,” jawabnya singkat.
Sayangnya, jawaban itu dianggap tidak transparan dan tidak cukup memberikan kepastian.
Salah satu atlet bahkan mengungkapkan rasa kecewanya dengan nada getir.
“Sampai sekarang piala dan sertifikat kami hangus. Kami menduga uang hadiah sudah dibawa kabur. Kami merasa dipermainkan,” ujarnya.
Situasi ini memicu dugaan kuat adanya penggelapan dana hadiah, mengingat event ini membawa nama besar kepala daerah. Hal tersebut dinilai sebagai tindakan tidak profesional dan mencederai marwah dunia olahraga.
Ridwan, seorang pemerhati olahraga yang mengikuti polemik ini angkat bicara. Ia menilai persoalan ini bukan sekadar soal hadiah uang tunai.
“Ini soal moral dan tanggung jawab. Bagaimana mungkin event sebesar ini diselenggarakan tanpa kepastian hadiah. Nama bupati dibawa, tapi pelaksanaannya kacau,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).
Publik kini menunggu langkah tegas dari KONI Tuban maupun Pemerintah Kabupaten Tuban. Kasus ini dinilai tidak boleh dibiarkan karena dapat menjadi preseden buruk bagi penyelenggaraan event olahraga di masa mendatang.
Pertanyaan besar pun muncul, Apakah Bupati Tuban akan turun langsung mengusut dugaan skandal ini?
Atau justru kasus ini dibiarkan tenggelam dan menjadi aib sejarah olahraga daerah?
Para atlet yang telah berjuang di ring berharap hak mereka segera diberikan. Mereka bukan hanya memperebutkan kemenangan, tetapi juga membawa nama daerah dan mengharapkan penghargaan atas jerih payah mereka.
Hingga berita ini ditayangkan, Skandal Kick Boxing Bupati Tuban Cup 2025 tetap menjadi pembahasan panas di kalangan publik dan komunitas olahraga. (Yin)






