Pemerintahan

Banjir Bantuan, 85 KPM Kedungadem Bojonegoro Siap Beternak Domba

amunisinews001
128
×

Banjir Bantuan, 85 KPM Kedungadem Bojonegoro Siap Beternak Domba

Sebarkan artikel ini
Img 20251128 wa0010

BOJONEGORO — Upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan warga kembali berlanjut. Kamis (27/11/2025), Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Domba untuk 85 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Kedungadem.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Kecamatan Kedungadem dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi.

Acara ini dihadiri Camat Kedungadem Bayudono Margajelita, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, Wiwin Rika S.Pt., M.Vet, narasumber Rengga dari Disnakkan, perangkat desa, serta para penerima manfaat dari berbagai desa.

Program Domba Kesejahteraan Tahun Anggaran 2025 menjadi salah satu strategi besar Pemkab Bojonegoro dalam mendorong peningkatan ekonomi rumah tangga.

Tahun ini, total 1.200 KPM dari 419 desa menjadi sasaran penerima program. Khusus Kecamatan Kedungadem, sebanyak 85 KPM telah terdata dan mendapat pembekalan awal sebelum bantuan ternak domba disalurkan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, Wiwin Rika menegaskan bahwa, bantuan domba bukan hanya tentang menyerahkan ternak kepada warga. Ada tanggung jawab besar untuk memastikan ternak dapat dirawat dengan baik sehingga benar-benar memberi manfaat ekonomi.

“Merawat ternak itu butuh keseriusan. Dari pakan, kebersihan, hingga mengamati perkembangan ternak, semuanya penting. Harapan kami, bantuan ini dapat menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Jangan ragu bertanya pada pendamping jika ada yang belum jelas,” tutur Wiwin.

Ia juga menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro yang ingin memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang.

Camat Kedungadem, Bayudono Margajelita, menyampaikan apresiasi kepada peserta dan pendamping yang mendukung jalannya program.

Dia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan di Bojonegoro melalui bantuan ternak, bantuan unggas, dan program prioritas lainnya.

“Bantuan ini harus berkembang. Dari satu pasang domba, nanti bisa beranak dan jadi aset ekonomi bagi keluarga. Harapannya, program ini benar-benar membawa manfaat dan mendukung Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” ungkap Bayudono.

Dirinya menambahkan bahwa peserta Bimtek merupakan warga yang sudah melalui proses seleksi dan dinilai siap menjalankan program secara berkelanjutan.

Kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi teknis oleh narasumber dari Disnakkan. Peserta dibekali pengetahuan tentang cara budidaya domba yang baik, manajemen pakan, perawatan kesehatan hewan, hingga strategi pengembangan ternak agar mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi. (yin)