LAMONGAN – Kepedulian terhadap masa depan generasi muda kembali ditunjukkan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Turi. Bersama Koramil 0812/03 Turi, Muspika menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan judi online di Desa Turi sebagai langkah nyata membangun kesadaran kolektif masyarakat.
Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta dari unsur perangkat desa, pemuda, tokoh masyarakat, serta pendamping desa tersebut berlangsung penuh antusias. Hadir langsung dalam kegiatan ini Camat Turi Rahmat Hidayat, S.H., M.M., Kapolsek Turi AKP Suroto, S.H., M.H., Danramil 0812/03 Turi Kapten Inf Tri Prasetyo Hadi, Kepala Desa Turi Abdul Rochman, serta unsur TNI-Polri dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Turi Abdul Rochman menegaskan bahwa narkoba dan judi online merupakan ancaman serius yang dapat merusak mental, moral, dan masa depan generasi penerus bangsa. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan pengawasan, terutama terhadap anak-anak dan remaja di lingkungan sekitar.
Camat Turi Rahmat Hidayat menyoroti maraknya judi online yang kini semakin mudah diakses dan menyasar berbagai kalangan. Menurutnya, dampak judi online tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi juga merembet pada keharmonisan keluarga, terutama anak dan istri yang sering menjadi korban secara ekonomi dan sosial.
Sementara itu, Kapolsek Turi AKP Suroto memberikan pemaparan komprehensif mengenai bahaya narkoba. Ia menjelaskan bahwa narkoba—yang mencakup narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya—dapat merusak sistem saraf pusat serta menimbulkan ketergantungan berat. Jenis-jenis narkoba seperti ganja, sabu-sabu, kokain, heroin, dan ekstasi disebut sebagai ancaman nyata yang harus diwaspadai bersama.
“Dampaknya bukan hanya kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi. Banyak kasus berujung pada kehilangan pekerjaan, keretakan keluarga, hingga tindak kriminal,” jelasnya, seraya mengingatkan bahwa jalur konseling dan rehabilitasi tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Menutup kegiatan, Danramil 0812/03 Turi Kapten Inf Tri Prasetyo Hadi menegaskan bahwa narkoba dan judi online kerap menjadi pintu masuk berbagai kejahatan lain. Keduanya, kata dia, dapat menghancurkan kehidupan seseorang secara perlahan namun pasti jika tidak dicegah sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Muspika Turi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba serta praktik judi online, demi mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan berdaya guna bagi masa depan generasi muda.






