Daerah

Hasil Poling WA Soal Bupati Sidoarjo Disorot, Dr. Andre Angkat Bicara

amunisinews001
8737
×

Hasil Poling WA Soal Bupati Sidoarjo Disorot, Dr. Andre Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
IMG 20260222 WA0004

SIDOARJO – Hasil poling yang beredar di grup WhatsApp SMS mendadak jadi bahan perbincangan warga Sidoarjo.

Dalam poling tersebut, muncul beragam penilaian terhadap kepemimpinan Subandi sebagai Bupati Sidoarjo.

Menanggapi hal itu, Andre Yulius, yang dikenal dengan sapaan “dokter rakyat”, menyampaikan pandangan kritisnya.

Ia menilai, respon yang muncul dalam poling tersebut tidak bisa dianggap sekedar opini biasa, melainkan sinyal kegelisahan sebagian warga yang berharap perubahan lebih nyata.

Menurut Dr. Andre, kesejahteraan masyarakat sangat ditentukan oleh sistem pemerintahan yang dibangun pemimpinnya.

Jika sistem tidak berjalan efektif, tidak responsif, dan tidak memiliki arah jelas, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kesejahteraan rakyat itu lahir dari sistem yang kuat dan kepemimpinan yang punya arah. Kalau sistemnya lemah dan tak mampu berbuat banyak, masyarakat pasti merasakan dampaknya,” tegasnya.

Ia menekankan, jabatan publik bukan sekedar simbol kekuasaan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan politik.

Ketika kepentingan pribadi atau kelompok lebih diutamakan, maka kepercayaan publik bisa terkikis.

Tak hanya menyinggung soal tata kelola pemerintahan, Dr. Andre juga mengangkat isu klasik dalam setiap momentum pemilihan, yaitu praktik money politics.

Dia mengajak masyarakat agar tidak lagi tergoda iming-iming materi sesaat saat menentukan pilihan politik.

“Jangan memilih hanya karena uang. Pilihlah figur yang punya integritas, kapasitas, dan komitmen membangun kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, demokrasi yang sehat lahir dari pemilih yang cerdas dan berani menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak, program kerja, serta kemampuan nyata calon pemimpin.

Refleksi Demokrasi Lokal
Pernyataan “dokter rakyat” ini menjadi refleksi penting di tengah dinamika politik daerah.

Dirinya berharap masyarakat Sidoarjo semakin kritis dalam menilai kinerja dan arah kebijakan pemerintah daerah.

Baginya, pemimpin ideal adalah sosok yang mampu membangun sistem pemerintahan yang kuat, bekerja secara konkret, serta hadir memberi solusi bagi persoalan masyarakat bukan sekedar tampil dalam seremoni tanpa perubahan signifikan.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa suara rakyat adalah fondasi utama demokrasi.

Ketika masyarakat berani memilih berdasarkan hati nurani dan pertimbangan rasional, peluang menghadirkan kepemimpinan yang lebih baik akan semakin terbuka. (yin)