Daerah

Lautan Takjil Dipadati Pengunjung Dipasar Wanar Pucuk Lamongan

amunisinews001
8788
×

Lautan Takjil Dipadati Pengunjung Dipasar Wanar Pucuk Lamongan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260301 WA0027

‎LAMONGAN – Sore menjelang berbuka puasa, denyut kehidupan terasa begitu kuat di Pasar Wanar, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Minggu (1/3/2026)

‎Pasar tradisional yang biasanya ramai oleh aktivitas jual beli kebutuhan pokok itu, berubah menjadi lautan manusia yang berburu takjil dan hidangan berbuka.

‎Sejak matahari mulai condong ke barat, arus pengunjung tak henti berdatangan. Lorong-lorong pasar dipenuhi warga dari berbagai desa sekitar.

‎Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang berbelanja sendirian sambil menenteng tas belanja.

‎Aroma gorengan hangat, kuah kolak yang manis, serta wangi ikan bakar berpadu menciptakan suasana khas Ramadhan yang sulit ditemukan di hari biasa.

‎Beragam pilihan tersaji di setiap sudut. Pedagang menjajakan aneka gorengan, kolak pisang, es buah, es dawet, jajanan pasar tradisional, hingga lauk pauk matang.

‎Tak ketinggalan, ikan segar dan berbagai bahan masakan juga laris diburu warga untuk melengkapi santapan berbuka bersama keluarga.

‎Salah satu pengunjung, Siti Aminah (34), warga Desa setempat, mengaku hampir setiap sore memilih berbelanja di Pasar Wanar.

‎“Di sini lengkap. Mau cari takjil, lauk matang, atau bahan masakan semuanya ada. Harganya juga masih terjangkau,” ujarnya sambil memilih kue tradisional.

‎Hal senada disampaikan Rahmat (41), pengunjung lainnya. Menurutnya, suasana pasar justru menjadi daya tarik tersendiri.

‎“Ramai seperti ini malah terasa semarak. Ada rasa kebersamaan yang tidak bisa diganti dengan belanja di tempat lain,” tuturnya.

‎Di sisi lain, para pedagang merasakan berkah tersendiri di bulan suci ini. Nur Hayati (45), penjual aneka kolak dan es buah, mengaku omzetnya meningkat signifikan dibanding hari biasa.

‎“Alhamdulillah, setiap Ramadhan pembeli selalu ramai. Kadang sebelum azan magrib, dagangan sudah hampir habis,” katanya dengan wajah sumringah.

‎Menurutnya, persiapan sudah dilakukan sejak siang hari agar mampu memenuhi permintaan pembeli yang membludak menjelang sore.

‎“Yang penting kualitas dan rasa tetap dijaga. Pembeli datang lagi karena percaya,” tambahnya.

‎Kepala Pasar Wanar, melalui keterangan singkatnya, menyebutkan bahwa lonjakan pengunjung selama Ramadhan memang menjadi agenda rutin setiap tahun.

‎Pihak pengelola pasar turut mengimbau pedagang untuk menjaga kebersihan dan ketertiban agar kenyamanan bersama tetap terjaga.

‎Keramaian di Pasar Wanar bukan sekadar aktivitas ekonomi semata. Ia menjadi cermin semangat kebersamaan masyarakat Kecamatan Pucuk dalam menyambut waktu berbuka.

‎Di tengah hiruk-pikuk tawar-menawar, terselip senyum, sapaan hangat, dan rasa syukur yang menyatu dalam suasana.

‎Sore itu, Pasar Wanar tak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang perjumpaan yang menghidupkan tradisi, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan warna khas Ramadhan di sudut Kabupaten Lamongan.(Ded)