AMUNISI – Aktivitas lempeng tektonik di wilayah Indonesia menunjukkan peningkatan dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah mulai dari Sulawesi, Maluku, hingga Sumatera dilaporkan mengalami guncangan gempa bumi pada Sabtu (7/3/2026).
Gempa Signifikan di Melonguane, Sulawesi Utara
Guncangan cukup kuat dengan Magnitudo 4.8 terjadi di wilayah Melonguane pada pukul 12:57 WIB.
Pusat gempa terdeteksi berada di 411 km Timur Laut Melonguane dengan kedalaman 57 km.
Meskipun berpusat di laut, BMKG terus memantau potensi dampaknya.
Warga Lampung Barat juga dikejutkan dengan gempa berkekuatan Magnitudo 4.0 yang terjadi siang tadi pukul 13:42 WIB.
Titik pusat gempa berada di darat, yakni 39 km Tenggara Lampung Barat dengan kedalaman dangkal hanya 10 km.
Guncangan dangkal seperti ini biasanya lebih terasa oleh warga sekitar.
Tak berselang lama, gempa juga mengguncang Toli-Toli, Sulawesi Tengah (Magnitudo 3.7) pada pukul 12:45 WIB dengan kedalaman sangat dangkal 5 km.
Sementara itu, Halmahera Barat, Maluku Utara, mencatat gempa Magnitudo 3.2 pada pukul 14:38 WIB di kedalaman 77 km.
Sebelumnya, pada Jumat (6/3/2026), wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, juga sempat diguncang gempa Magnitudo 3.6.
Pusat gempa berada cukup jauh di laut, yakni 252 km Barat Daya Blitar di kedalaman 10 km.
Informasi ini mengutamakan kecepatan. Data dapat berubah sewaktu-waktu seiring dengan kelengkapan analisis petugas di lapangan.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan selalu mengikuti arahan resmi dari aplikasi Info BMKG atau akun media sosial terverifikasi. (Tim Sembilan)






