BOJONEGORO – Sebanyak 558 peserta mengikuti tes tulis Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bantuan Masyarakat hasil kerja sama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas).
Kegiatan seleksi ini digelar di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Kamis (12/3/2026).
Tes tulis tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi peserta diklat yang bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat Bojonegoro di sektor industri minyak dan gas bumi (migas).
Program pelatihan yang ditawarkan mencakup berbagai bidang kejuruan yang dibutuhkan dunia industri.
Beberapa kejuruan yang tersedia antara lain rigger, operator forklift, crane, perawatan mekanik, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), HVAC, serta pengukur isi tangki.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, mengungkapkan bahwa program pelatihan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan orang.
Dari total 682 pendaftar, sebanyak 558 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan tes tulis.
“Program diklat ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan tenaga kerja lokal, terutama pada sektor yang berkaitan langsung dengan industri migas,” ujar Mahmudi.
Agar proses seleksi berjalan lancar, pelaksanaan tes tulis dibagi menjadi empat sesi.
Pembagian sesi ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta.
Peserta yang berhasil lolos dalam tahapan seleksi nantinya akan melanjutkan ke proses pelatihan sesuai bidang kejuruan yang dipilih.
Melalui program diklat ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap dapat mencetak tenaga kerja lokal yang lebih kompeten, terampil, dan siap bersaing di dunia industri, khususnya di sektor minyak dan gas bumi yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah. (yin)






