BOJONEGORO – Menyambut arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga tancap gas memastikan kesiapan infrastruktur jalan.
Tak hanya bergantung pada jalur nasional, sejumlah ruas jalan Kabupaten Bojonegoro yang berfungsi sebagai jalur alternatif kini telah dipastikan dalam kondisi prima.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang kerap memicu kemacetan di jalur utama Bojonegoro saat musim mudik.
Kepala Bidang Jalan Dinas PU Bina Marga Bojonegoro, Iwan Maulana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeliharaan intensif, mulai dari perbaikan rutin hingga penambalan lubang di sejumlah titik strategis.
“Ruas jalan kabupaten kami siapkan sebagai jalur alternatif. Jadi ketika jalur nasional padat, pemudik bisa beralih dengan aman dan tetap nyaman. Seluruh perbaikan sudah dilaksanakan oleh UPT di masing-masing wilayah,” jelasnya.
Sejumlah titik penting yang menjadi perhatian berada di wilayah timur, khususnya jalur Kanor–Rengel.
Perbaikan difokuskan pada ruas menuju Jembatan Terusan Bojonegoro–Tuban (TBT), tepatnya di jalur Kanor–Semambung yang kini sudah dalam kondisi mantap.
Tak hanya itu, wilayah selatan seperti Kedungadem juga dipersiapkan sebagai jalur alternatif penghubung antar wilayah.
Kondisi jalan di kawasan tersebut kini dinyatakan layak dan siap dilalui pemudik.
Selain kualitas jalan, aspek keselamatan juga menjadi prioritas.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memastikan jalur alternatif telah dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU) yang memadai, sehingga tetap aman dilintasi pada malam hari.
“Bukan hanya jalannya yang kami perbaiki, tapi juga penerangannya. Jadi pemudik tetap merasa aman, baik siang maupun malam,” tambah Iwan.
Pemkab Bojonegoro pun menghimbau para pemudik untuk selalu memantau kondisi lalu lintas terkini sebelum menentukan rute perjalanan.
Jalur alternatif diharapkan bisa menjadi solusi saat terjadi kepadatan di jalur utama.
Selain itu, pengendara juga diminta tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama, meskipun kondisi jalan sudah baik.
Dengan kesiapan ini, Pemkab Bojonegoro berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (yin)






