Daerah

Proyek Besar Dimulai, Jembatan Nasional Babat–Lamongan Diganti Hingga November

amunisinews001
7854
×

Proyek Besar Dimulai, Jembatan Nasional Babat–Lamongan Diganti Hingga November

Sebarkan artikel ini
IMG 20260407 WA0020

LAMONGAN – Pemerintah kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur vital di Lamongan.

Kali ini, perhatian tertuju pada rencana penggantian total Jembatan Nasional Babat–Lamongan yang berada di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk.

Sebagai tahap awal, sosialisasi proyek digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pucuk, perangkat desa, hingga pihak terkait lainnya.

Hadir dalam forum tersebut Camat Pucuk Nurul Misbah, SH., MH., bersama jajaran Forkopimcam seperti Pj Danramil 0812/26 Pucuk Peltu Dol Kholil dan Kapolsek Pucuk AKP Suud, SH., MH.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa proyek penggantian jembatan akan berlangsung cukup panjang, dimulai 10 April hingga 30 November 2026.

Proyek ini bertujuan meningkatkan standar keamanan sekaligus kapasitas jalan nasional yang menjadi jalur penting mobilitas masyarakat.

Camat Pucuk Nurul Misbah menegaskan, sosialisasi ini menjadi langkah penting agar masyarakat tidak kaget dengan pelaksanaan proyek.

“Warga harus mendapatkan informasi yang jelas dan utuh. Ini upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran proyek, terutama untuk mengantisipasi dampak selama pengerjaan berlangsung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, dan stakeholder lainnya akan difokuskan pada pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga sosialisasi lanjutan kepada masyarakat.

“Kami ingin proyek ini berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga secara signifikan,” tambahnya.

Keterlibatan TNI dan Polri dalam sosialisasi ini sekaligus menunjukkan kesiapan aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Mereka juga akan berperan aktif dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Diketahui, jalur Babat–Lamongan merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.

Karena itu, penggantian jembatan ini dinilai sangat strategis.

Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, proyek ini juga diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat secara keseluruhan.

Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek ini, termasuk memahami adanya potensi rekayasa lalu lintas selama masa pengerjaan.

Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan informasi, pembangunan jembatan di Desa Kesambi ini diharapkan menjadi tonggak baru infrastruktur yang lebih modern, aman, dan berdaya guna bagi kemajuan daerah. (Ded)