Olahraga

Luar Biasa, Alifia Asal Ponorogo Ukir Sejarah Baru Renang di Kejurprov Jatim

amunisinews001
8832
×

Luar Biasa, Alifia Asal Ponorogo Ukir Sejarah Baru Renang di Kejurprov Jatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20260413 WA0000

PONOROGO – Nama Alifia Ratu Askha dari Ponorogo mendadak mencuri perhatian dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Jawa Timur 2026.

Atlet muda asal Ponorogo ini tampil luar biasa dan sukses mengoleksi empat medali sekaligus saat berlaga di Kolam Renang Delta Sidoarjo, Minggu (12/4/2026).

Turun di Kelompok Umur (KU) IV Putri, Alifia menunjukkan performa yang konsisten dan penuh percaya diri.

Ia berhasil mengamankan satu medali emas, satu perak, serta dua perunggu sebuah pencapaian yang tak hanya membanggakan, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai salah satu talenta muda potensial di dunia renang Jawa Timur.

Medali emas diraih Alifia dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 1 menit 19,48 detik.

Penampilannya di nomor ini benar-benar dominan, meninggalkan pesaingnya dan memastikan posisi teratas di podium.

Tak berhenti di situ, ia juga menyabet medali perak dari nomor 200 meter gaya ganti dengan waktu 2 menit 56,55 detik.

Sementara dua medali perunggu masing-masing diraih dari nomor 400 meter gaya bebas (5:34,40) dan 50 meter gaya kupu-kupu (35,38).

Prestasi gemilang ini menjadi salah satu kontribusi penting bagi kontingen Ponorogo yang menurunkan 17 atlet terbaiknya.

Seluruh atlet tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 2025 sebagai bagian dari pembinaan atlet muda daerah.

Pelatih Alifia, Agung Hermawan atau yang akrab disapa Aang, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya.

Ia menyebut keberhasilan ini sebagai momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya Ponorogo mampu meraih medali emas di ajang Kejurprov renang.

“Ini capaian luar biasa. Tidak hanya emas pertama, tapi juga total empat medali dari satu atlet. Ini bukti kerja keras dan disiplin latihan yang selama ini dijalani,” ujarnya.

Keikutsertaan 17 atlet dalam Kejurprov ini sekaligus menunjukkan keseriusan Ponorogo dalam membangun prestasi olahraga, khususnya cabang renang.

Pembinaan yang berkelanjutan mulai dari level daerah kini mulai membuahkan hasil nyata.

Keberhasilan Alifia diharapkan bisa menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih, berkompetisi, dan berani menorehkan prestasi lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Sebagai informasi, Kejurprov Renang Jawa Timur 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026, dan diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur. (Tim Pitu)