BOJONEGORO – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjalani rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Bojonegoro selama 24–25 Mei 2026.
Dalam agenda tersebut, Khofifah bahkan bermalam di Rumah Dinas Kepala Bakorwil II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.
Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur itu disambut langsung oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Tri Wahyu Liswati beserta jajaran dan keluarga besar Bakorwil II Bojonegoro.
Di sela kunjungannya, Khofifah juga menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kecil dengan membagikan bantuan dan paket sembako kepada para tukang becak di sekitar Kantor Bakorwil II Bojonegoro.
Selama berada di Kota Ledre, Khofifah didampingi Kepala Bakorwil II Bojonegoro dalam berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan pengendalian inflasi, perlindungan sosial, hingga ketahanan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Agenda pertama diawali dengan peninjauan harga bahan pokok di Pasar Banjarejo Bojonegoro.
Dalam sidak tersebut, Khofifah memantau langsung harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang merah, telur, daging sapi, hingga ayam.
Tak hanya memantau, Khofifah juga berdialog dengan para pedagang dan memastikan stok kebutuhan pokok tetap aman menjelang Idul Adha.
“Karena itu kami turun langsung ke pasar untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali,” ujar Khofifah.
Usai dari pasar, Khofifah melanjutkan agenda dengan menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) bagi buruh pabrik rokok lintas wilayah di PT Karep Alam Sejahtera (MPS Dander) Bojonegoro.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga meresmikan Masjid Nur Khofifah.
Penyaluran BLT DBHCHT tersebut menyasar pekerja dari 65 pabrik rokok yang tersebar di 25 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan total bantuan mencapai Rp10,324 miliar.
“Semoga membawa keberkahan di dalam hidup kita,” kata Khofifah saat meresmikan masjid tersebut.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pasar murah pengendalian inflasi dan ketahanan pangan Jawa Timur Tahun 2026 di kawasan Perumnas Mojoranu, Kecamatan Dander.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dan produk IKM dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
Tak berhenti di sana, Khofifah juga meninjau sentra peternak dan pengepul hewan kurban milik H. Wariyanto di Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Dalam kunjungannya, Khofifah memastikan kondisi hewan kurban sehat dan layak untuk didistribusikan kepada masyarakat.
Pengawasan kesehatan ternak, distribusi hewan, hingga kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) juga menjadi perhatian serius Pemprov Jatim.
“Kita terus berkomitmen memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi sehat, aman, dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” tegas Khofifah.
Melalui rangkaian kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat langkah pengendalian inflasi, menjaga stabilitas pangan, memperluas perlindungan sosial, serta memastikan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. (yin)






