Infotaiment

Festival Hari Anak Nasional Bojonegoro 2026 Berlangsung Meriah, 308 Anak Adu Kreativitas

amunisinews001
8834
×

Festival Hari Anak Nasional Bojonegoro 2026 Berlangsung Meriah, 308 Anak Adu Kreativitas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260529 WA0032

BOJONEGORO – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai Pendopo Malowopati Bojonegoro pada Jumat (29/05/2026).

Ratusan anak dari berbagai wilayah tampak antusias mengikuti Festival Lomba Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar meriah oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sebanyak 308 peserta ambil bagian dalam dua kategori lomba, yakni menyusun balok dan menggambar menggunakan media spidol.

Sejak pagi, area pendopo dipenuhi tawa riang anak-anak yang datang bersama orang tua maupun guru pendamping.
Masing-masing peserta terlihat menikmati setiap perlombaan.

Ada yang fokus menyusun balok setinggi mungkin dengan penuh kehati-hatian, sementara lainnya sibuk menuangkan kreativitas melalui gambar berwarna-warni sesuai imajinasi mereka.

Meski berlangsung kompetitif, suasana festival tetap terasa hangat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk belajar percaya diri, berani tampil, serta membangun interaksi sosial dengan teman sebaya.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, hadir langsung menyapa para peserta dan memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti lomba.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda sejak dini sebagai penerus masa depan daerah.

“Anak-anak adalah generasi penerus Kabupaten Bojonegoro, sehingga harus dibekali ilmu pengetahuan dan kemampuan yang baik sejak sekarang,” ujar Nurul Azizah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan generasi unggul, kreatif, dan mampu bersaing di masa mendatang.

“Pemkab Bojonegoro terus berupaya menjadi estafet dalam menciptakan generasi terbaik yang nantinya tumbuh menjadi pribadi sukses dan membawa kemajuan bagi daerah,” tambahnya.

Nurul Azizah juga menilai bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal di sekolah.

Kegiatan kreatif seperti festival anak dinilai mampu mengasah motorik, keberanian, daya pikir, hingga kemampuan bersosialisasi.

Festival Hari Anak Nasional ini pun menjadi salah satu langkah sederhana namun penuh makna dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Bojonegoro.

Selain memberikan ruang berekspresi, kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap dunia anak.

Melalui festival ini, diharapkan lahir generasi Bojonegoro yang kreatif, cerdas, percaya diri, dan siap membawa daerah menjadi lebih maju di masa depan. (Pro/yin)