LAMONGAN — Menjelang waktu magrib, suasana tenang di wilayah Sukodadi mendadak berubah mencekam, Pada hari Jum’at sore (14/11/2025)
Awan gelap bergulung dari arah utara, disusul hembusan angin kencang yang makin lama semakin liar.
Dalam hitungan menit, hujan deras turun mengguyur dengan intensitas tinggi, menyapu apa pun yang berada di jalurnya.
Di sepanjang kawasan Kecamatan Sukodadi, sejumlah lapak pedagang kaki lima tak mampu menahan terjangan angin.
Tenda-tenda dagangan roboh berantakan, sebagian terseret hingga beberapa meter dari posisi semula.
Para pedagang yang saat itu tengah bersiap menutup dagangan berhamburan menyelamatkan barang-barang seadanya.
Tak hanya itu, pepohonan besar di pinggir jalan satu per satu tumbang, menutup sebagian ruas jalan dan sempat menghambat arus lalu lintas.
Pengendara yang melintas terpaksa berhenti dan menunggu kondisi mereda demi menghindari risiko tertimpa ranting atau batang pohon yang rubuh.
Kondisi lebih parah dilaporkan terjadi di kawasan Telon Sukodadi menuju arah utara.
Baliho-baliho besar yang biasanya berdiri kokoh di sisi jalan tidak mampu melawan dahsyatnya terpaan angin.
Beberapa di antaranya patah, roboh, bahkan ada yang terpental hingga ke badan jalan, menimbulkan suasana kacau dan membahayakan pengguna jalan.
Warga sekitar menggambarkan situasi sore itu seperti “hembusan badai kecil” yang datang tanpa peringatan.
Mereka terkejut karena cuaca sebelumnya tampak normal, hingga angin besar menyerang dengan tiba-tiba.
Hingga saat ini, warga bersama aparat setempat mulai melakukan pembersihan ringan, sementara pengecekan lanjutan terhadap kerusakan masih berjalan.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup signifikan, terutama bagi pedagang kaki lima yang kehilangan lapak dan perlengkapan dagang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja, dan kewaspadaan tetap menjadi kunci keselamatan.(ded)
Angin Kencang Dan Hujan Deras Sapu Sukodadi,Lapak Pedagang Roboh Dan Pohon Bertumbangan






