LAMONGAN – di bawah terik matahari yang menyapu hamparan sawah Lamongan, langkah kaki para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0812 Lamongan terus menyusuri lahan-lahan pertanian. Senin (9/6/2025)
Mereka hadir bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, namun sebagai sahabat para petani mendampingi, membimbing, dan menanam harapan bersama di ladang-ladang padi dan jagung yang menjadi denyut nadi ketahanan pangan daerah.
Setiap hari, para Babinsa turun langsung ke sawah dan ladang. Mereka tak hanya mengawasi, tetapi terlibat aktif dalam proses perawatan tanaman: dari memantau pertumbuhan, mengidentifikasi hama, hingga memberikan penyuluhan tentang pola tanam yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Kami tidak ingin petani berjalan sendiri. TNI hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam perjuangan mereka di sektor pertanian. Ini bagian dari pengabdian kami,” ujar Sertu Heri, Babinsa dari Koramil 0812/11 Kedungpring, saat ditemui di sela-sela kegiatannya mendampingi petani jagung.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pendampingan yang dilakukan para Babinsa ini menjadi angin segar bagi para petani. Banyak di antara mereka yang kini merasa lebih percaya diri dan bersemangat dalam mengelola lahan pertanian, berkat dukungan moril dan teknis dari para aparat kewilayahan tersebut.
Program ini juga merupakan bagian dari strategi besar Kodim 0812 Lamongan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Tak hanya fokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga pada pemberdayaan petani sebagai pilar penting dalam struktur ekonomi desa.
Harapannya, sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat ini mampu menjadi contoh kolaborasi positif yang berkelanjutan, di mana lahan pertanian tak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga ladang harapan bagi kesejahteraan masyarakat.
Dan di Lamongan, harapan itu kini tumbuh hijau. Di tiap batang jagung dan bulir padi, terselip cerita pengabdian, kerja keras, dan semangat yang tak pernah padam.(Ded)






