Investigasi

Bau Menyengat Bikin Resah warga, Diduga Limbah Pengolahan Baterai Ilegal

amunisinews001
3991
×

Bau Menyengat Bikin Resah warga, Diduga Limbah Pengolahan Baterai Ilegal

Sebarkan artikel ini
Img 20250928 wa0026

BOJONEGORO Puluhan warga bersama pemuda Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menggelar aksi demo pada Sabtu (27/9/2025) siang. Mereka mendatangi sebuah gudang yang diduga menjadi tempat pengolahan limbah baterai tanpa izin resmi. Kehadiran gudang tersebut menimbulkan keresahan lantaran warga sering mencium bau menyengat yang mirip belerang.

Salah satu warga yang ikut dalam aksi tersebut mengungkapkan bahwa aktivitas di gudang itu sudah berlangsung sekitar satu tahun. Namun, hingga kini warga belum mengetahui siapa pemilik maupun pengelolanya.

“Warga belum tahu mas ini gudang punya siapa. Yang jelas kami sering mencium bau menyengat seperti belerang. Gudang itu juga selalu tertutup, jadi masyarakat tidak pernah bisa melihat langsung aktivitas di dalamnya,” ungkap salah satu warga Desa Kunci.

Warga menilai keberadaan gudang yang diduga mengolah limbah baterai ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas.

Kepala Desa Kunci, Marwik, saat di datangi warganya di balai desa setempat menyampaikan bahwa tidak tau akan adanya aktivitas tersebut.”masalah izin pendirian Tempat itu hanya untuk pembangunan pagar dan batas tanah yang akan di bangun,jikalau masalah aktivitas pengolahan limbah pihak desa benar-benar tidak tahu”.ujar Kades.

Masih Kepala Desa Kunci,Kami sebagai aparatur desa nantinya akan berkoordinasi sama pihak pengelola dan jika benar ada tindakan yang di anggap nanti bisa merugikan masyarakat saya pasti akan ada tindak tegas dari pihak Desa,.tutup kepala desa

Aksi demo yang dilakukan secara damai tersebut berlangsung di depan gudang pengolahan limbah, Para warga menegaskan bahwa mereka akan terus menyuarakan protes hingga ada kejelasan mengenai izin dan aktivitas di gudang tersebut.

“Ini bukan hanya soal bau, tapi soal keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Jangan sampai Desa Kunci jadi korban pencemaran,” tegas salah satu pemuda yang ikut aksi.

Masyarakat berharap, pemerintah daerah bersama APH segera turun tangan menindaklanjuti laporan warga. Jika terbukti gudang tersebut beroperasi tanpa izin dan mengolah limbah berbahaya, warga mendesak agar kegiatan itu segera dihentikan demi keamanan bersama.(yin)