TNI/POLRI

‎Belajar Dari Alam, Tumbuh Bersama Harapan Satgas Pandu Kodim Lamongan Tanamkan Nilai Kehidupan pada Anak PAUD

orbitnasional333
965
×

‎Belajar Dari Alam, Tumbuh Bersama Harapan Satgas Pandu Kodim Lamongan Tanamkan Nilai Kehidupan pada Anak PAUD

Sebarkan artikel ini
Img 20250925 wa0049

LAMONGAN – Di bawah langit biru yang bersih dan hembusan angin yang lembut, langkah-langkah kecil para siswa-siswi PAUD Tunas Harapan menapaki tanah subur Kampung Pangan Terpadu milik Kodim 0812/Lamongan, Kamis pagi (25/09/2025).


‎Bukan sekadar kunjungan biasa, momen ini menjadi jembatan awal bagi mereka untuk mengenal lebih dekat denyut kehidupan yang tumbuh dari bumi: pertanian, peternakan, dan cinta terhadap alam.

‎Sebanyak 27 anak yang masih belia, didampingi para guru dan orang tua, datang dengan rasa ingin tahu yang besar.

‎Sambutan hangat datang dari para personel Satgas Pandu, khususnya Serda Suhardi sosok prajurit yang hari itu tidak hanya mengenakan baret dan wibawa, tapi juga membawa hati yang penuh kelembutan.

‎Dengan penuh kesabaran, Serda Suhardi membimbing anak-anak mengenal cara menanam sayuran, memberi makan ikan lele, hingga mengelus lembut sapi perah yang jinak.

‎Setiap aktivitas menjadi pelajaran berharga tidak hanya tentang bagaimana pangan dihasilkan, tapi juga tentang ketekunan, kerja keras, dan rasa syukur atas setiap rezeki yang diberikan alam.

‎“Anak-anak ini adalah benih masa depan. Kalau hari ini mereka tahu bahwa nasi yang mereka makan berasal dari jerih payah para petani, maka kelak mereka akan tumbuh sebagai generasi yang menghargai proses, mencintai alam, dan tidak mudah menyerah,” ujar Serda Suhardi dengan mata yang berbinar.

‎Ia menegaskan bahwa tugas TNI tak hanya menjaga batas wilayah, namun juga menjaga batas harapan agar generasi penerus tumbuh dengan nilai-nilai luhur yang mengakar sejak dini.

‎Kepala PAUD Tunas Harapan, Ibu Rumiati, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas kesempatan berharga tersebut.

‎“Kegiatan ini menyentuh hati kami. Anak-anak bukan hanya bermain, tapi belajar dari alam dan dari para prajurit yang begitu menginspirasi. Mereka pulang membawa pengalaman yang tidak bisa diajarkan di dalam kelas tentang alam, tentang kebaikan, dan tentang ketulusan pengabdian,” tutur Ibu Rumiati.

‎Kampung Pandu di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, bukan hanya ladang pangan.

‎ia telah menjelma menjadi ladang harapan, tempat di mana tangan-tangan kecil belajar menanam bukan hanya sayur, tetapi juga karakter.

‎Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal masa depan.

‎Masa depan yang ditanam hari ini, dengan cinta, keteladanan, dan inspirasi yang tak ternilai.(Ded)