BOJONEGORO – Senyum lega kini terpancar dari warga Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Pasalnya, jalan yang sebelumnya rusak parah dan menyulitkan aktivitas harian mereka, kini berubah menjadi rigid beton yang kokoh dan nyaman dilalui.
Perbaikan jalan tersebut merupakan hasil Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Kepala Desa Dayukidul, Siti Mutma’inah, S.Pd, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah atas dukungan anggaran tersebut.
“Alhamdulillah, jalan yang dulu rusak parah sekarang sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga berkah dan membawa kebaikan bagi warga Dayukidul maupun desa sekitar,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Ia mengatakan bahwa, pembangunan jalan rigid beton sepanjang 1.655 meter dengan lebar 3 hingga 4 meter itu tersebar di tiga wilayah penting, yaitu Dusun Nglongok, Dusun Demping dan Dusun Dayugeneng.
Ketiga titik tersebut dipilih karena menjadi jalur vital perekonomian serta penghubung menuju Desa Pejok dan Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Selama ini, akses di wilayah desa Bojonegoro bagian timur tersebut menjadi keluhan warga karena kondisi jalan yang memprihatinkan. Kini, jalur poros antar desa itu sudah berubah total.
Kades Dayukidul berharap perbaikan infrastruktur ini menjadi pemicu meningkatnya kesejahteraan warga.
“Dengan jalan yang baik, mobilitas lancar, hasil pertanian mudah dipasarkan, otomatis ekonomi masyarakat ikut bergerak,” jelasnya.
Desa Dayukidul sendiri merupakan jalur strategis penghubung antar desa, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan warga setempat, tetapi juga masyarakat sekitar.
Di tengah rasa syukur atas pembangunan tersebut, Kades Dayukidul juga mengingatkan warganya untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi, khususnya di media sosial.
Dia menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas desa dan tidak mudah terprovokasi isu yang belum tentu benar.
“Kita semua punya tujuan yang sama, yaitu membangun Dayukidul. Mari kita dukung program desa dengan semangat kebersamaan,” pesan Kades.
Sementara, Mansur salah satu warga Desa Dayukidul, mengaku pembangunan jalan ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
“Jalan cor ini benar-benar sangat ditunggu masyarakat. Karena manfaatnya besar sekali,” katanya.
Ia menjelaskan, dampak positif langsung dirasakan di berbagai sektor, mulai anak-anak sekolah dari PAUD hingga SLTA lebih mudah berangkat belajar, petani lebih lancar mengangkut hasil panen, kendaraan pengangkut jagung di kawasan hutan Dusun Nglongok kini tak lagi kesulitan, akses perdagangan dan layanan kesehatan pun semakin cepat.
Menurutnya, kelancaran transportasi otomatis mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Dengan semangat “Dayukidul Bermartabat”, Bergerak Bersama Masyarakat, pemerintah desa berharap pembangunan infrastruktur ini menjadi langkah awal menuju kemajuan yang lebih luas. (yin)






