TNI/POLRI

Bukan Koperasi Biasa, Intip Strategi Dandim Lamongan Bangun Ekonomi Desa

amunisinews001
8639
×

Bukan Koperasi Biasa, Intip Strategi Dandim Lamongan Bangun Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260310 WA0008

LAMONGAN – Revolusi ekonomi dari akar rumput tengah disiapkan di Kabupaten Lamongan.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengawal percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Langkah strategis ini ditegaskan usai mengikuti video conference (vicon) bersama Wakil Panglima TNI (Wakasad), Letjen TNI Tandyo Budi Revita, langsung dari lokasi KDKMP Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Selasa (10/3/2026).

Program KDKMP bukan hanya proyek fisik, melainkan instrumen vital untuk kemandirian ekonomi masyarakat Lamongan.

Dalam arahannya, Wakasad menekankan bahwa koperasi ini harus menjadi “jantung” ekonomi desa yang dikelola secara profesional dan transparan.

“Koperasi ini adalah sarana pemberdayaan agar kesejahteraan tidak hanya menumpuk di kota, tapi merata hingga lapisan terbawah,” tegas Letjen TNI Tandyo Budi Revita secara daring.

Merespon arahan tersebut, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo langsung memasang kuda-kuda.

Ia menegaskan bahwa TNI tidak akan tinggal diam dan siap bersinergi dengan pemerintah daerah demi memutus rantai distribusi yang selama ini merugikan petani dan pelaku UMKM.

Berikut adalah 3 langkah strategis yang disiapkan Kodim Lamongan.

Memetakan komoditas unggulan di setiap desa agar target tepat sasaran.

Mengerahkan personel di lapangan untuk sosialisasi masif kepada warga.

Memastikan pembangunan infrastruktur koperasi berjalan sesuai standar tanpa penyelewengan.

Kehadiran KDKMP diharapkan mampu menjadi solusi permanen bagi masalah klasik di pedesaan, yaitu jalur distribusi yang panjang.

Dengan koperasi ini, hasil produksi masyarakat desa di Lamongan akan memiliki nilai tambah yang langsung dirasakan oleh warga itu sendiri, bukan oleh perantara.

“Ini peluang besar. Kami ingin masyarakat desa berdaya secara ekonomi. TNI akan terus mengawal hingga program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkas Dandim 0812 Lamongan. (ded)