LAMONGAN – Dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat ketahanan pangan, Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, mengerahkan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk terjun langsung mendampingi pembangunan 39 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lamongan, Senin (3/11/2025)
Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI AD dan Pemerintah Daerah dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Melalui peran aktif Babinsa, program KDKMP diharapkan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan membawa manfaat langsung bagi rakyat.
Letkol Inf Deni menegaskan bahwa Babinsa bukan sekadar aparat teritorial, melainkan juga jembatan penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.
“Babinsa memiliki peran strategis untuk mengawal setiap tahap pembangunan, memastikan semua berjalan sesuai rencana, serta menjaga komunikasi yang harmonis antara pelaksana proyek dan warga setempat,” ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk komitmen TNI AD untuk memastikan program KDKMP benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lamongan.
Pada tahap awal, Kabupaten Lamongan menargetkan pembangunan 39 titik KDKMP, yang terdiri dari gudang dan gerai koperasi.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi pusat distribusi pangan, penyeimbang harga, serta sarana memperkuat posisi petani dan pelaku UMKM dalam rantai pasok ekonomi lokal.
Lebih dari sekadar proyek pembangunan, KDKMP juga dipandang sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kemandirian desa.
Dengan adanya koperasi ini, masyarakat dapat mengelola hasil pertanian dan produk lokal secara mandiri, tanpa bergantung pada rantai distribusi yang panjang.
Letkol Deni mengungkapkan optimismenya bahwa sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat akan membawa Lamongan menjadi wilayah yang lebih mandiri dan tangguh secara ekonomi.
“Kodim 0812/Lamongan berkomitmen penuh mendukung pembangunan KDKMP sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Melalui langkah ini, kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, pembangunan 39 KDKMP di Lamongan diharapkan menjadi titik tolak lahirnya desa-desa produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan.(ded)
Dandim Lamongan Kerahkan Babinsa, Percepat Pembangunan 39 Titik Koperasi Merah Putih







