TNI/POLRI

‎Danramil Glagah Dampingi Bupati Lamongan Letakkan Batu Pertama Proyek Irigasi Bengawan Solo

orbitnasional333
536
×

‎Danramil Glagah Dampingi Bupati Lamongan Letakkan Batu Pertama Proyek Irigasi Bengawan Solo

Sebarkan artikel ini
Img 20250925 wa0050

‎Danramil Glagah Dampingi Bupati Lamongan Letakkan Batu Pertama Proyek Irigasi Bengawan Solo


‎LAMONGAN – Di tengah semilir angin dan hamparan sawah yang menanti aliran kehidupan, sebuah langkah besar diukir di Desa Jatirenggo, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Pada hari itu, Kemis (25/9/2025), bukan hanya batu pertama yang diletakkan, tetapi juga harapan ribuan petani akan masa depan yang lebih sejahtera.

‎Komandan Koramil 0812/22 Glagah, Lettu Inf Supriyadi, dengan penuh semangat mendampingi Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, dalam acara sosialisasi sekaligus peletakan batu pertama proyek Daerah Irigasi (DI) Bengawan Solo, yang menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2025 Tahap Kedua.

‎Berlokasi di UPT Pengairan Kuro, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 orang, mulai dari tokoh pemerintahan, aparat keamanan, hingga perwakilan masyarakat tani.

‎Proyek ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui infrastruktur pengairan yang tangguh.

‎Dalam pidatonya yang sarat makna, Bupati Yuhronur menyampaikan bahwa pembangunan ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan sebuah investasi untuk masa depan Lamongan yang lebih hijau dan mandiri.

‎“Air adalah nyawa bagi pertanian. Irigasi yang baik bukan hanya memastikan panen yang melimpah, tetapi juga memberi ketenangan bagi para petani. Saya berharap proyek ini bisa berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

‎Tak hanya itu, beliau juga mengajak seluruh elemen untuk bergandeng tangan menyukseskan program ini.

‎“Pembangunan membutuhkan kolaborasi. TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat harus satu visi – membangun Lamongan yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.

‎Sementara itu, Lettu Inf Supriyadi menyampaikan dukungan penuh TNI terhadap pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

‎“Kami dari Koramil 0812/22 Glagah siap bersinergi dalam setiap langkah. Irigasi ini bukan hanya proyek fisik, melainkan bentuk nyata cinta negara kepada petani. Dan kami, sebagai bagian dari rakyat, berdiri bersama mereka,” ucapnya dengan penuh keyakinan.

‎Ia juga menambahkan bahwa kehadiran TNI di lapangan adalah wujud nyata pengabdian kepada negeri tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan pembangunan berjalan dengan aman dan lancar.

‎Proyek DI Bengawan Solo ini diharapkan mampu mengatasi tantangan kekeringan yang selama ini menjadi momok di musim kemarau.

‎Dengan sistem irigasi yang terintegrasi dan modern, para petani dapat mengolah lahan secara maksimal sepanjang tahun.

‎Hari itu, di bawah langit Glagah yang biru, batu pertama diletakkan bukan hanya sebagai awal konstruksi, tetapi juga sebagai tonggak harapan baru.

‎Harapan akan panen yang melimpah, tanah yang subur, dan kehidupan petani yang lebih sejahtera.

‎Sebuah langkah kecil, namun berdampak besar untuk Lamongan yang tumbuh bersama, mengalir seperti Bengawan Solo yang setia memberi kehidupan.(ded)