TNI/POLRI

Danramil Sambeng Dampingi Sosialisasikan HET Pupuk Bersubsidi, Wujudkan Pertanian Tangguh Dan Sejahtera

orbitnasional333
4737
×

Danramil Sambeng Dampingi Sosialisasikan HET Pupuk Bersubsidi, Wujudkan Pertanian Tangguh Dan Sejahtera

Sebarkan artikel ini
Img 20251101 wa0009

LAMONGAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digelorakan di wilayah Kecamatan Sambeng. Melalui sinergi yang solid antara Pemerintah Daerah dan TNI, kegiatan sosialisasi Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi digelar di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sambeng, Sabtu (1/11/2025).

‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sambeng, Syam Teguh Wahono, S.H., M.M., dan dihadiri oleh Danramil 0812/08 Sambeng, Kapten Inf Moh. Jari, bersama unsur Muspika Sambeng serta perwakilan kelompok tani Se-Kecamatan Sambeng.

‎Sosialisasi ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dalam memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan harga.

‎Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara aparat kewilayahan, penyuluh, dan para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

‎Dalam sambutannya, Camat Syam Teguh Wahono menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para petani terkait ketentuan terbaru mengenai HET pupuk bersubsidi.

‎“Kami ingin seluruh petani di Sambeng memahami dan mengetahui harga resmi pupuk bersubsidi. Dengan begitu, tidak ada lagi praktik harga di luar ketentuan. Petani bisa berproduksi dengan tenang, biaya lebih ringan, dan hasil lebih sejahtera,” ungkapnya.

‎Sementara itu, Kapten Inf Moh. Jari menyampaikan bahwa jajaran Koramil 0812/08 Sambeng akan terus mendampingi dan mengawal jalannya distribusi pupuk di wilayah.

‎“Kami bersama Muspika, BPP, dan kelompok tani siap bersinergi mengawasi distribusi pupuk bersubsidi agar tepat jumlah, tepat waktu, dan sesuai harga yang ditetapkan. Ini bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

‎Sesi tanya jawab berlangsung hangat dan interaktif. Para petani antusias menanyakan berbagai hal terkait mekanisme penebusan, kuota, hingga tata cara pembelian pupuk bersubsidi sesuai HET.

‎Antusiasme tersebut menunjukkan semangat tinggi para petani Sambeng untuk terus maju dan berdaya.

‎Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para petani semakin bijak dan mandiri dalam mengelola kebutuhan pupuk, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pertanian yang tangguh, berkelanjutan, dan menyejahterakan.(ded)