Infotaiment

Dinkes Bojonegoro Ajak Warga Rawat Otak Sejak Dini Lewat Talkshow Radio

amunisinews001
8856
×

Dinkes Bojonegoro Ajak Warga Rawat Otak Sejak Dini Lewat Talkshow Radio

Sebarkan artikel ini
IMG 20260313 WA0035

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar talkshow kesehatan bertajuk “Utak Atik Otak: Umur Panjang Hidup Sehat”, yang disiarkan secara langsung melalui Radio Malowopati FM Bojonegoro, Jumat (13/3/2026).

Program yang dipandu oleh host Lia Yunita ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bojonegoro dr. Lucky Imroah serta dokter spesialis saraf RSUD Sumberrejo dr. M. Nauval Marom, Sp.N.

Talkshow ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat Bojonegoro tentang pentingnya menjaga kesehatan otak sebagai pusat kendali seluruh aktivitas tubuh.

Dalam pemaparannya, dr. Nauval menjelaskan bahwa otak merupakan organ vital yang berfungsi mengatur berbagai sistem tubuh, mulai dari kesadaran, pergerakan, hingga kemampuan mengingat.

Menurutnya, gangguan pada otak tidak hanya berisiko menyebabkan kematian, tetapi juga dapat menimbulkan kecacatan yang berdampak besar terhadap kualitas hidup seseorang.

“Otak merupakan pusat koordinasi seluruh aktivitas tubuh. Jika terjadi gangguan, dampaknya bisa sangat serius, bahkan menyebabkan kecacatan permanen,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa gangguan saraf berbeda dengan gangguan kejiwaan.

Dokter spesialis saraf menangani penyakit yang berkaitan dengan sistem saraf secara organik atau struktural, seperti stroke, tumor otak, infeksi otak, cedera kepala, hingga gangguan metabolik seperti diabetes.

Sementara itu, gangguan kejiwaan lebih banyak ditangani oleh psikiater karena berkaitan dengan fungsi mental tanpa adanya kerusakan struktur otak yang jelas.

Lebih lanjut, dr. Nauval menekankan pentingnya menjaga kesehatan otak melalui aktivitas yang merangsang kemampuan berpikir.

Salah satu kebiasaan yang dianjurkan adalah membaca, karena dapat melatih otak untuk membayangkan, memahami, dan mengolah informasi secara lebih mendalam.

“Ketika membaca, otak bekerja aktif untuk membayangkan dan memproses informasi. Aktivitas ini sangat baik untuk meningkatkan kemampuan kognitif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bojonegoro, dr. Lucky Imroah, menambahkan bahwa kesehatan otak juga dipengaruhi oleh interaksi sosial serta aktivitas intelektual yang menantang.

Dia menegaskan bahwa otak perlu terus dilatih agar tetap aktif dan tidak mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia.

“Cara melatih otak bisa dilakukan dengan belajar hal baru, menghafal, berdiskusi, hingga berani mengambil keputusan. Semua itu merupakan latihan penting agar fungsi otak tetap optimal,” ungkapnya.

Melalui talkshow ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan otak sejak dini.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain menjaga pola makan bergizi seimbang, cukup istirahat, rutin berolahraga, serta aktif menggunakan kemampuan berpikir dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kebiasaan hidup sehat tersebut, kualitas hidup di masa tua diharapkan tetap terjaga, sehingga masyarakat Bojonegoro dapat menjalani usia lanjut dengan kondisi fisik dan mental yang lebih baik. (yin)