TNI/POLRI

Gabungan TNI Polri Lamongan Perketat Pengamanan Jelang Arus Balik H+6 Lebaran idul Fitri 2025 Dititik Kemacetan

orbitnasional333
866
×

Gabungan TNI Polri Lamongan Perketat Pengamanan Jelang Arus Balik H+6 Lebaran idul Fitri 2025 Dititik Kemacetan

Sebarkan artikel ini
Img 20250406 Wa0028 Copy 720x473

LAMONGAN – Dalam upaya menjaga keamanan setelah Lebaran Idul Fitri, terutama dalam kelancaran lalu lintas arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 H, perlu diantisipasi berbagai hal mulai dari lonjakan kendaraan, kelelahan pemudik, hingga potensi gangguan keamanan yang harus dipersiapkan dengan baik.(6/4/2025)

Untuk itu, di tengah padatnya arus lalu lintas, para personel gabungan TNI Polri dari Kodim 0812/Lamongan, Polres Lamongan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan melakukan penjagaan di pos pengamanan dengan penuh dedikasi. Mereka tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan.

Kondisi ini terlihat di beberapa Pos Pam Pengamanan Lebaran, seperti di Pos Pam Pasar Babat, Pos Pam Terminal Lamongan, Pos Pam WBL, dan Pos Pam Alun-Alun Lamongan, di mana para petugas gabungan tampak siaga 24 jam non-stop. Minggu (06/05/2025).

Dalam hal ini, Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm. Ketut Wira Purbawan S.I.P., M.Han melalui Pasi OPS Kodim 0812 Lamongan Kapten Arm Yusniadi menyatakan bahwa personel Kodim 0812/Lamongan di pos-pos layanan juga aktif mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, serta menjaga kesehatan selama perjalanan demi mengurangi angka kecelakaan.

Pos pengamanan Lebaran ini dapat berfungsi sebagai tempat istirahat bagi para pemudik yang merasa lelah dan membutuhkan tempat beristirahat, serta bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan atau masalah teknis pada kendaraan dapat mendapatkan perawatan atau pertolongan pertama,” tegasnya.

Berdasarkan laporan dari personel kami yang bertugas di Pos pelayanan, saat ini situasi arus mudik maupun arus balik di beberapa Pos Pelayanan Simpang Tiga, Simpang Perempatan, Terminal, dan Stasiun sudah mulai terlihat kepadatan kendaraan, baik yang keluar maupun yang memasuki wilayah Kabupaten Lamongan,” ujarnya.(Ded)