LAMONGAN – Upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan tingkat desa di Lamongan terus diperkuat.
Salah satunya melalui peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0812/Lamongan yang turun langsung membantu penataan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Minggu (5/4/2026).
Kehadiran Babinsa Kodim Lamongan bukan hanya membantu pekerjaan fisik, namun menjadi energi baru dalam mendorong semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat desa.
Di lokasi, para Babinsa Kodim Lamongan bersama pengurus koperasi tampak kompak merakit dan menata rak gondola yang nantinya akan difungsikan sebagai etalase berbagai produk UMKM lokal.
Aktivitas ini menjadi langkah awal penting dalam menyiapkan koperasi sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk warga.
Meski terlihat sederhana, penataan tersebut menyimpan harapan besar.
Koperasi diharapkan mampu menjadi ruang usaha baru, membuka peluang ekonomi, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa.
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, melalui Babinsa setempat menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan ekonomi berbasis desa.
“Kami ingin koperasi ini benar-benar siap menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Penataan yang rapi dan nyaman akan meningkatkan kepercayaan warga serta mendorong partisipasi pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Penataan koperasi yang semakin tertata rapi juga diharapkan mampu menarik minat pelaku UMKM untuk menitipkan produknya.
Dengan demikian, koperasi dapat berfungsi optimal sebagai wadah pemasaran produk lokal sekaligus penggerak ekonomi desa.
Pengurus koperasi pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi Babinsa.
Berkat kerja sama dan kekompakan di lapangan, proses penataan yang sebelumnya diperkirakan memakan waktu lama kini dapat diselesaikan lebih cepat.
Saat ini, KDKMP tengah bersiap memasuki tahap akhir sebelum resmi dibuka.
Rak-rak yang telah terpasang akan segera diisi berbagai kebutuhan pokok dan produk unggulan warga setempat.
Koperasi ini menjadi simbol kebersamaan, kemandirian, dan harapan baru bagi masyarakat desa.
Sinergi antara TNI dan warga pun menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi mampu melahirkan optimisme menuju masa depan ekonomi yang lebih baik. (ded)






