Infotaiment

Ini Strategi Baru Bojonegoro: Event 2026 Disiapkan untuk Ledakkan Ekonomi Lokal

amunisinews001
8731
×

Ini Strategi Baru Bojonegoro: Event 2026 Disiapkan untuk Ledakkan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260319 WA0006

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi meluncurkan Kalender Event 2026 dalam sebuah acara meriah yang digelar di Jalan P. Mas Tumapel, Rabu (18/3/2026).

Peluncuran ini menjadi langkah strategis untuk menggerakkan sektor pariwisata Bojonegoro sekaligus memperkuat ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Tak hanya memperkenalkan agenda kegiatan selama satu tahun ke depan, momen tersebut juga dirangkai dengan peluncuran lagu “Mars Bojonegoro” sebagai simbol identitas dan kebanggaan daerah.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, yang juga pencipta Mars Bojonegoro, hadir langsung meresmikan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kalender event Bojonegoro ini memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, bukan sekedar daftar kegiatan tahunan.

“Hari ini kita meluncurkan agenda yang mencakup seluruh kegiatan selama satu tahun, baik dari pemerintah maupun swasta. Ini adalah upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat identitas daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, kepastian jadwal event sepanjang tahun harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM Bojonegoro.

Ia menyoroti potensi produk lokal seperti ledre yang diyakini mampu berkembang lebih luas jika didukung melalui berbagai event yang telah terjadwal.

Bupati Bojonegoro juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun ekosistem pariwisata yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Kami mendorong kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan swasta. Masyarakat juga perlu mencermati kalender ini sebagai peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan bersama,” tambahnya.

Di sisi lain, peluncuran “Mars Bojonegoro” menjadi momen yang sarat makna.

Lagu tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan rasa memiliki, serta memperkuat jati diri masyarakat Bojonegoro sebagai bagian dari Bumi Angling Dharma.

Rangkaian acara telah dimulai sejak siang hari dengan berbagai kegiatan menarik, salah satunya kompetisi Street Muslim Fashion Show yang melibatkan generasi muda.

Perpaduan unsur budaya, kreativitas, dan nuansa religi dalam acara ini mencerminkan komitmen Pemkab dalam menghadirkan event yang inklusif dan berdaya saing.

Dengan diluncurkannya Kalender Event 2026, Bojonegoro optimistis menatap tahun ke depan. Sinergi antara budaya, kreativitas, dan ekonomi diharapkan mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan daerah yang berkelanjutan. (yin)