Infotaiment

Jumlah Kendaraan H+4 yang Melintas di Jalan Nasional Lamongan Bertambah Volumenya

orbitnasional333
1049
×

Jumlah Kendaraan H+4 yang Melintas di Jalan Nasional Lamongan Bertambah Volumenya

Sebarkan artikel ini
Img 20250404 Wa0049

LAMONGAN – Situasi arus lalu lintas jalan nasional Lamongan – Babat atau sebaliknya pada H +4 nampak mulai ada penlngkatan volume kendaraan, Jumat (4/4/2025).

Meski ada peningkatan jumlah kendaraan di empat ruas jalan nasional, sejauh ini tidak sampai terjadi kemacetan arus lalin. Arus lalin terpantau lancar dari dua arah.

Sementara petugas lantas tetap standby di sejumlah ruas jalan di antaranya, di pertigaan Deket, Sumlaran, Pucuk dan Kota Niaga Babat, tepatnya di pertigaan Tugu Wingko, serta di pertigaan Depot Mira.

Anggota Polres Lamongan yang siaga di Tugu Wingko konsen untuk mengatur kendaraan menuju ke Bojonegoro atau sebaliknya, juga kendaraan dari Jombang ke Lamongan atau sebaliknya.

Sedang di pertigaan Sumlaran mengatur arus kendaraan menuju ke utara atau jalan Daendels, dari utara ke jalan nasional.

Sementara di pertigaan Pucuk, terkadang dilepas oleh petugas lantas karena tidak pernah terjadi penumpukan. Beda dengan pertigaan Sumlaran, lantaran banyak pengguna jalan yang menuju destinasi Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo, dan destinasi religi Makam Sunan Drajat serta Makam Sendang Duwur.

Tak sedikit pengguna jalan, baik roda empat maupun motor yang kembali dari lokasi wisata tersebut dengan melintas jalan yang sama, meski ada jalan alternatif dari Daendels ke Blimbing- Pucuk dan dari Daendels ke Karangbinangun lek Deket tembus jalan nasional Lamongan.

Kita konsen di beberapa ruas jalan untuk mengatur arus Lalin menghindari penumpukan kendaraan. Hari ini memang ada peningkatan volume kendaraan di jalan nasional Lamongan, ” kata Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Nur Arifin didampingi KBO Lantas, Iptu Fifin Yuli

Kendaraan yang dari luar kota yang melintas di Lamongan mengalami peningkatan signifikan pada pukul 08.00-12.00 WIB.

Arifin menjelaskan, kendaraan yang masuk dan keluar hingga Jumat (4/4/2025) cukup tinggi. Ia memprediksi puncak arus balik lebaran 2025 terjadi pada Minggu 6 April 2025 dan Senin 7 April 2025.

Kami memprediksi jika puncak arus balik mudik lebaran kali ini di hari Minggu dan Senin,” katanya.

Ditanya terkait antisipasi banyaknya wisatawan yang datang ke lokasi destinasi di Lamongan untuk berlibur, Arifin mengaku sudah mempersiapkan tim urai bekerjasama dengan Dishub Kabupaten Lamongan.

Kita ada tim urai dari Polres Lamongan bersama Dishub dengan pengaturan lalu lintas secara manual untuk memperlancar arus,” kata Arifin.

Pihaknya menempatkan anggota di sejumlah titik-titik kepadatan dan kerawanan lalu lintas terutama yang akan mengarah ke WBL, pertigaan depan Pasar Babat dan ruas jalan nasional maupun kabupaten yang perlu diwaspadai untuk menghindari kemacetan.

Arifin mengimbau pada para pengguna jalan untuk saling menghargai sesama pengguna jalan. ” Patuhi petunjuk petugas dan jangan melanggar aturan Lalin,” katanya.

Plt Dishub Lamongan, Dianto H Wibowo dikonfirmasi terkait jalan lingkar utara (JLU) mengatakan, bahwa sejauh ini belum perlu ada diskresi untuk membuka JLU.

Tapi percaya, kalau terjadi kepadatan hingga arus Lalin sepanjang Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto macet, kita bersma petugas gabungan buka jalur JLU,” kata Dianto.

Kalaupun terpaksa dibuka, pihaknya akan memberlakukan untuk satu arah saja. Yakni masuk dari arah barat.(Ded)