TNI/POLRI

KDKMP Lamongan Dikebut, Wasev Korem Lakukan Verifikasi Langsung

amunisinews001
7857
×

KDKMP Lamongan Dikebut, Wasev Korem Lakukan Verifikasi Langsung

Sebarkan artikel ini
IMG 20260303 WA0007

LAMONGAN – Proyek strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lamongan memasuki fase krusial.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Korem 082/CPYJ turun langsung melakukan pengecekan lapangan, Selasa (03/03/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Pasi Wanwil, Mayor Arh GN Putu Ardhana, dan disambut jajaran Kodim 0812/Lamongan yang dipimpin Dandim Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.

Peninjauan tidak sebatas seremoni. Tim Wasev melakukan verifikasi fisik menyeluruh terhadap bangunan dan sarana pendukung yang telah berdiri.

Infrastruktur pertanian terpadu menjadi titik perhatian utama, mengingat KDKMP dirancang sebagai pusat penguatan ekonomi desa berbasis sektor pangan.

Tak hanya itu, administrasi dan laporan progres mingguan turut dikaji detail.

Sinkronisasi antara data laporan dan kondisi nyata di lapangan menjadi indikator penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta kualitas hasil pembangunan.

Pasi Ter Kodim 0812/Lamongan, Kapten Inf Bambang, menegaskan komitmen penuh pihaknya dalam menyukseskan program tersebut.

“Kami memastikan pembangunan berjalan sesuai target dengan kualitas terbaik. Harapannya, KDKMP Lamongan bisa menjadi model integrasi pertanian modern yang berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Kehadiran Tim Wasev juga menjadi suntikan motivasi bagi para Babinsa yang selama ini aktif mengawal setiap tahapan pembangunan.

Mereka terus memonitor progres sekaligus sigap mengantisipasi kendala teknis di lapangan.

Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan KDKMP dilaporkan menunjukkan perkembangan signifikan sesuai kalender kerja.

Sinergi antara komando atas dan satuan kewilayahan dinilai menjadi kunci kelancaran proyek.

Jika berjalan sesuai rencana, KDKMP Lamongan bukan hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, tetapi juga pilar penguatan ketahanan pangan serta penggerak kebangkitan ekonomi berbasis pertanian secara berkelanjutan. (ded)