Infotaiment

Konferancab Pagar Nusa Kepohbaru Bojonegoro: Regenerasi Kepemimpinan dan Penguatan Organisasi

amunisinews001
6830
×

Konferancab Pagar Nusa Kepohbaru Bojonegoro: Regenerasi Kepemimpinan dan Penguatan Organisasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260215 WA0048

BOJONEGORO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-IV, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Hidayatussibyan, Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, itu menjadi ajang penting regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan struktur organisasi.

Sebagai badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa tak hanya fokus pada pembinaan pencak silat, tetapi juga menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta semangat kebangsaan di tengah masyarakat Bojonegoro.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Pra Konferancab dan ziarah ke makam para muasis Pagar Nusa di wilayah Kepohbaru.

Prosesi ini menjadi simbol penghormatan kepada para pendiri sekaligus penguat sanad perjuangan organisasi.

Ratusan kader yang hadir mengenakan seragam khas Pagar Nusa, memenuhi aula dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh wibawa.

Konferancab dihadiri jajaran Forkopimcam Kepohbaru, MWCNU beserta badan otonom NU, Dewan Khos Pagar Nusa, serta utusan Pengurus Ranting se-Kecamatan Kepohbaru.

Turut hadir Wakil Ketua PW Pagar Nusa Jawa Timur, K. Suminto, bersama Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, K. Bisri Choiron, yang akrab disapa Mbah Bis.

Ketua PAC demisioner, K.H. Khoirul Anam, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pengurus dan kader selama masa khidmatnya.

Ia berharap estafet kepemimpinan berjalan lancar dan membawa organisasi semakin maju.

Rois Syuriah MWCNU Kepohbaru, Gus Gufron, mengingatkan pentingnya menjaga sinergi dengan NU sebagai rumah besar Pagar Nusa.

Nilai Aswaja An-Nahdliyah, menurutnya, harus menjadi fondasi dalam berorganisasi.

Mbah Bis mengapresiasi pelaksanaan konferensi yang dinilai tertib dan profesional.

Ia berharap PAC Kepohbaru dapat menjadi role model bagi PAC lain di Bojonegoro dalam tata kelola organisasi yang rapi dan akuntabel.

Sementara itu, K. Suminto berpesan agar ketua terpilih nantinya memiliki kecakapan organisatoris, sikap lurus, serta akhlakul karimah.

Kepemimpinan di Pagar Nusa, tegasnya, harus menghadirkan keteladanan moral.

Ketua Panitia, M. Sukron, menegaskan keberhasilan acara merupakan hasil gotong royong seluruh kader.

Transformasi kepemimpinan, katanya, menjadi pijakan untuk membawa organisasi lebih profesional tanpa meninggalkan marwah tradisi.

Sidang pleno menjadi puncak agenda, meliputi pembahasan tata tertib, sidang komisi, penyampaian laporan pertanggungjawaban, hingga pemilihan ketua baru.

Kasi Trantib dan Linmas yang juga Plt. Kasi Kesra, Priyanto, menyampaikan selamat atas terselenggaranya Konferancab IV.

Ia menilai forum ini sebagai wujud regenerasi kepemimpinan melalui mekanisme demokrasi yang sehat.

Menurutnya, Pagar Nusa telah melahirkan kader-kader unggul tak hanya piawai dalam pencak silat, tetapi juga berakhlak mulia, patuh kepada kiai dan orang tua, serta siap menjaga keutuhan NKRI.

Dengan berakhirnya Konferancab IV, harapan besar disematkan pada kepemimpinan baru agar semakin solid, aktif dalam program sosial, menjaga keamanan lingkungan, serta membina generasi muda agar menjauhi narkoba dan memiliki semangat bela negara. (yin)