Infotaiment

Menjelang Lebaran Ketupat 2025 Pasar Lamongan Dipadati Pedagang Penjual Janur

orbitnasional333
779
×

Menjelang Lebaran Ketupat 2025 Pasar Lamongan Dipadati Pedagang Penjual Janur

Sebarkan artikel ini
Img 20250404 Wa0011

LAMONGAN – Menjelang perayaan Lebaran Ketupat mendatang, masyarakat Lamongan mulai sibuk berburu janur sebagai persiapan untuk merayakan tradisi Kupatan. Aktivitas ini terlihat di pasar tradisional Sidoharjo dan Pasar Rakyat Sidomulyo, Kota Lamongan, pada jumat pagi (4/4/2025), di mana pembeli mulai berdatangan untuk mencari janur guna membuat ketupat.

salah satu pembeli, mengungkapkan bahwa ia sudah mulai mencari janur untuk merayakan Lebaran Ketupat bersama keluarga. “Saya ingin merayakan Lebaran Ketupat dengan anak cucu di rumah. Ketupat adalah bagian dari tradisi yang sudah turun temurun,” katanya.

Di pasar yang sama, Tri (37), seorang penjual janur, mengatakan bahwa ia sudah mulai berjualan janur sejak Rabu lalu. Meskipun pembeli belum begitu ramai, Tri memprediksi permintaan akan meningkat tajam pada H-2 dan H-1 menjelang perayaan. “Harga janur yang saya jual mulai dari Rp. 25.000, Rp. 35.000, hingga Rp. 50.000 per ikat,” ujarnya.

Tri juga menjual selongsong ketupat yang sudah jadi, dengan harga 15 ribu rupiah per paket yang berisi 10 selongsong. Namun, ia mencatat ada sedikit kenaikan harga tahun ini, sekitar 10 ribu rupiah per ikat janur. Ia berharap agar permintaan tetap tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya.Kenaikan ini disebabkan oleh berkurangnya pasokan janur dari petani,” tuturnya.

Lebaran Ketupat atau Kupatan merupakan tradisi yang sangat penting di Lamongan, sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani puasa Ramadan. Tradisi ini diisi dengan berbagai hidangan khas, dan ketupat menjadi salah satu menu utama yang disajikan dalam perayaan tersebut.

Para penjual janur di Lamongan berharap agar Lebaran Ketupat tahun ini membawa berkah dan keuntungan bagi usaha mereka. “Semoga tahun ini lebih baik, dan dagangan kami bisa laris manis seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dengan semangat yang tinggi, masyarakat Lamongan terus melestarikan tradisi Lebaran Ketupat, menjadikannya sebagai bagian penting dari budaya lokal yang kaya.(Ded)