TNI/POLRI

Operasi Ketupat Semeru 2026, Lamongan Perketat Jalur Mudik Nasional

amunisinews001
7894
×

Operasi Ketupat Semeru 2026, Lamongan Perketat Jalur Mudik Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260302 WA0024

LAMONGAN – Menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan bergerak cepat.

Rapat Koordinasi Kesiapan Operasi Ketupat Semeru digelar di Ruang Rupatama Tathya Dharaka Mapolres Lamongan, Senin (2/3/2026), sebagai langkah strategis memastikan Lebaran berjalan aman dan lancar.

Rapat dipimpin langsung oleh Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, serta Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman.

Kehadiran unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten, Dinas Perhubungan, Satpol PP, instansi kesehatan, hingga stakeholder terkait menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor.

Kasatgas Operasi Ketupat Semeru tingkat daerah menekankan bahwa pengamanan Lebaran bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan operasi kemanusiaan berskala besar yang menyangkut keselamatan ribuan pemudik yang melintas di wilayah Lamongan.

Fokus Pengamanan dan Antisipasi Titik Rawan
Sejumlah agenda krusial menjadi pembahasan utama, mulai dari strategi pengamanan terpadu, rekayasa lalu lintas, hingga pemetaan titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

Penempatan personel gabungan di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) pada lokasi strategis akan diperkuat. Jalur poros nasional serta perlintasan sebidang kereta api menjadi perhatian khusus karena berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik dan balik.

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan pentingnya koordinasi tanpa celah antarpetugas di lapangan.

“TNI siap mendukung penuh jajaran kepolisian dan pemerintah daerah. Kunci keberhasilan Operasi Ketupat Semeru adalah komunikasi yang solid dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” tegasnya.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk siaga penuh selama masa Lebaran.

Dukungan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga tenaga medis 24 jam disiapkan guna mengantisipasi kondisi darurat di lapangan.

“Kami ingin masyarakat Lamongan dan para pemudik merasa aman, nyaman, dan sehat selama merayakan Idul Fitri. Semua OPD telah kami minta untuk siaga maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru tahun ini mengedepankan pendekatan humanis.

Meski demikian, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan tetap akan dilakukan secara tegas sesuai aturan.

“Pendekatan persuasif menjadi prioritas, namun keselamatan adalah yang utama. Kami akan menindak pelanggaran yang berisiko menyebabkan kecelakaan demi menjaga kondusivitas wilayah,” jelasnya.

Dengan sinergi kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten, Forkopimda Lamongan optimistis Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat berjalan maksimal.

Harapannya, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, dan penuh khidmat tanpa gangguan berarti.(ded)