SURABAYA – Isu bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang diduga tercampur air sempat menghebohkan masyarakat.
Merespons hal itu, Pertamina Patra Niaga bergerak cepat. Bersama Lemigas Kementerian ESDM, perusahaan pelat merah ini meninjau langsung ratusan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jawa Timur untuk memastikan kualitas BBM yang beredar.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan pihaknya menaruh perhatian serius terhadap isu tersebut.
Ia menyebut Pertamina akan terus berbenah demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan energi nasional.
“Kami memahami keresahan masyarakat. Karena itu, pengecekan dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada pihak yang dirugikan. Pertamina adalah rumah energi bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (1/11/2025).
Hingga kini, tim gabungan telah memeriksa sekitar 300 SPBU dan membuka posko pengaduan di beberapa titik layanan.
Pertamina memastikan seluruh proses distribusi BBM tetap mengikuti standar operasional ketat, mulai dari pengiriman hingga penyaluran ke tangki SPBU.
Sementara itu, Lemigas Kementerian ESDM yang melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel Pertalite dari sejumlah lokasi memastikan bahwa hasilnya masih sesuai spesifikasi pemerintah.
Koordinator Pengujian Aplikasi Produk Lemigas, Cahyo Setyo Wibowo, menyampaikan bahwa bahan bakar yang diuji berada dalam kondisi on spec, alias memenuhi ketentuan yang diatur dalam SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017.
Dari sisi ilmiah, ahli Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Renanto, menilai kecil kemungkinan air dapat bercampur secara alami dengan bahan bakar jenis hidrokarbon.
“Secara sifat kimia, air tidak bisa larut dalam bensin dalam jumlah besar. Jadi, jika hasil pengujian menyatakan sesuai spesifikasi, maka Pertalite tersebut aman digunakan,” jelasnya.
Pertamina menegaskan akan menindak tegas siapa pun, baik pihak internal maupun eksternal, yang terbukti melanggar prosedur mutu produk.
Perusahaan juga berkomitmen memberi solusi kepada masyarakat apabila terbukti mengalami kerugian akibat kesalahan distribusi.
Dengan hasil uji yang menunjukkan kualitas BBM masih sesuai standar, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum terverifikasi.(ded)
Pertamina Turun Tangan,300 SPBU Di Jatim Diperiksa Usai Isu Pertalite Tercampur Air







