LAMONGAN – Sinergi TNI dan Polri di Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Kali ini, Babinsa Koramil 0812/13 Sugio dan Bhabinkamtibmas Polsek Sugio, turun langsung mendampingi mahasiswa KKN-BBK ke-7 Universitas Airlangga (UNAIR) dalam kegiatan edukasi kesehatan remaja di Lamongan, Senin (19/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Karangsambigalih, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan tersebut mengusung tema “Pengecekan Kesehatan dan Edukasi Diabetes bagi Remaja”, menyasar generasi muda yang kini dinilai semakin rentan terhadap diabetes akibat pola hidup tidak sehat.
Mahasiswa UNAIR bersama tenaga pendamping melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif mengenai bahaya diabetes melitus serta langkah pencegahannya sejak usia dini.
Babinsa Koramil 0812/13 Sugio, Serma Suwadi, menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya untuk memastikan keamanan kegiatan, tetapi juga memberi motivasi dan dukungan moral kepada para peserta.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa UNAIR ini. Edukasi diabetes sangat penting karena banyak remaja belum menyadari risiko konsumsi gula berlebihan. Dengan pemeriksaan langsung, mereka diharapkan lebih peduli terhadap kesehatannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Sugio, Aipda Budi, yang menilai kolaborasi lintas sektor ini sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Sinergi mahasiswa, pemerintah desa, serta aparat keamanan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya generasi muda,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, para remaja tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi, pengecekan kadar gula darah sebagai deteksi dini risiko diabetes, pengukuran tekanan darah dan berat badan untuk mengetahui kondisi kesehatan umum, sosialisasi pola hidup sehat, termasuk edukasi gizi seimbang dan pentingnya aktivitas fisik.
Mahasiswa KKN-BBK UNAIR menjelaskan bahwa pemilihan tema diabetes didasarkan pada meningkatnya kasus diabetes tipe 2 di kalangan usia produktif secara nasional.
Mereka berharap edukasi ini dapat menjadi langkah awal perubahan gaya hidup remaja ke arah yang lebih sehat.
Kepala Desa Karangsambigalih turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut.
Tingginya partisipasi remaja menjadi bukti meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Dengan dukungan penuh Koramil 0812/13 Sugio dan Polsek Sugio, kegiatan mahasiswa UNAIR ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, khususnya dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di kalangan remaja Kecamatan Sugio dan masyarakat Lamongan secara luas. (Ded)






