LAMONGAN – Genangan air yang merendam jalanan tak menyurutkan langkah para pelajar di Kabupaten Lamongan, Rabu (17/12/2025)
Di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat tingginya curah hujan, para siswa tetap berangkat ke sekolah dengan penuh tekad, menembus air demi menuntut ilmu.
Sejak pagi hari, pemandangan mengharukan terlihat di beberapa desa terdampak banjir.
Dengan seragam sekolah yang terangkat dan tas digendong tinggi, para siswa berjalan perlahan melewati genangan air yang mencapai betis hingga lutut.
Jalan yang biasanya ramai kendaraan berubah menjadi lintasan air, namun semangat mereka tak ikut tenggelam.
Bagi para siswa, sekolah bukan sekadar kewajiban, melainkan harapan. Meski harus basah kuyup dan menghadapi risiko tergelincir, mereka memilih tetap hadir di ruang kelas.
Sikap ini menjadi cerminan keteguhan hati dan besarnya keinginan untuk terus belajar, meski alam sedang tak bersahabat.
Warga sekitar pun turut memberikan perhatian, membantu mengawasi dan memastikan anak-anak dapat melintas dengan aman.
Di sisi lain, kondisi ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian bersama terhadap keselamatan pelajar di daerah rawan banjir.
Kisah para siswa Lamongan ini bukan hanya tentang banjir, tetapi tentang ketangguhan dan semangat pantang menyerah.
Di balik genangan air yang membatasi langkah, tersimpan tekad kuat generasi muda yang terus melaju demi masa depan yang lebih cerah.(Ded)
Siswa MTS 7 Khozainul Ulum Kalitenggah, Menembus Banjir Demi Ilmu






