Olahraga

Smash Prestasi, Tolak Narkoba

orbitnasional333
3680
×

Smash Prestasi, Tolak Narkoba

Sebarkan artikel ini
IMG 20251220 WA0068

LAMONGAN – Upaya membangun generasi muda yang sehat dan berkarakter terus digelorakan di Desa Made, Kabupaten Lamongan.

‎Melalui sinergi tanpa sekat, Babinsa Koramil 0812/01 Kota Sertu Dedik Andriyono, Bhabinkamtibmas Polsek Kota, dan Pemerintah Desa Made menggelar Festival Bulutangkis yang dirangkai dengan sosialisasi bahaya narkoba, Sabtu (20/12/2025), di GOR GSM (Gelanggang Semangat Made).

‎Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang adu prestasi antar klub bulutangkis lokal, tetapi juga ruang edukatif yang sarat pesan moral.

‎Di sela-sela pertandingan, para peserta dan penonton dibekali wawasan kebangsaan serta pemahaman mendalam tentang ancaman laten narkoba yang kini menyasar berbagai lapisan usia, khususnya generasi muda.

‎Kepala Desa Made menegaskan bahwa olahraga dipilih sebagai media pendekatan karena mampu menyentuh anak muda secara langsung.

‎“Kami ingin pemuda Desa Made tumbuh sehat, berprestasi, dan memiliki benteng moral yang kuat. Kemenangan sejati bukan hanya di lapangan, tetapi juga saat mampu berkata tidak pada narkoba,” tuturnya.

‎Babinsa Desa Made, Sertu Dedik Andriyono, menekankan pentingnya peran tiga pilar dalam pencegahan dini. Menurutnya, olahraga mengajarkan disiplin, sportivitas, dan kepedulian terhadap kesehatan.

‎“Narkoba adalah musuh bangsa. Pemuda yang mencintai tubuh dan masa depannya tidak akan mudah terjerumus,” tegasnya.

‎Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Kota. Ia menilai klub bulutangkis memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sosial.

‎“Mereka adalah contoh bagi teman sebayanya. Dari sinilah pesan anti-narkoba bisa menyebar secara masif dan efektif,” ujarnya.

‎Festival ini disambut antusias para atlet muda dan masyarakat. GOR GSM dipenuhi semangat kompetisi yang sehat dan positif.

‎Tak sedikit peserta mengaku mendapatkan pengetahuan baru tentang cara mengenali serta menghindari bahaya peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

‎Melalui pendekatan humanis dan inspiratif seperti ini, diharapkan Desa Made dapat menjadi contoh wilayah yang aktif membangun generasi muda berprestasi sekaligus tangguh menghadapi ancaman narkoba. (Ded)