Investigasi

Sorotan Warga Rekontruksi Jalan Sembunglor-Gedongarum, Cacat Mutu Resiko Retak

amunisinews001
4886
×

Sorotan Warga Rekontruksi Jalan Sembunglor-Gedongarum, Cacat Mutu Resiko Retak

Sebarkan artikel ini
Img 20250927 130143

BOJONEGORO – Proyek pembangunan jalan rigid beton atau Rekontruksi jalan yang berada di ruas jalan Sembunglor- Gedongarum, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang menelan anggaran besar hingga miliyaran rupiah ini menjadi sorotan.

Hal tersebut di karenakan dilokasi tidak menggunakan alat pemadat ( vebirato ) waktu pengecoran struos, sehingga struos (struktur atas jalan) menjadi  cacat mutu dan resiko retak,

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kekuatan dan keamanan jalan, padahal proyek jalan ini di anggarkan miliyar rupiah.

“Alat pemadat atau yang sering di sebut vebirato sangatlah penting dalam proses pengecoran jalan rigid beton untuk memastikan bahwa beton padat dan kuat. Tanpa alat pemadat, beton dapat menjadi keropos dan lemah, sehingga struos menjadi bermasalah”.

Terkait tidak mengunakan alat pemadat ( vebirato) konsultan pengawas saat di konfirmasi pada hari Selasa, 23/9/205 dengan singkat mengatakan, Untuk alatnya ada mas” Ucap konsultan pengawas. Namun di lokasi terlihat jelas tidak adat alat pemadat untuk pengecoran, hal ini sangatlah miris padahal sebagai konsultan pengawas seharusnya lebih tegas untuk memberikan teguran, dan mengecek untuk persiapan suatu perkerjaan.

Dampak dari tidak menggunakan alat pemadat ( vebirato) ini bisa mengakibatkan kondisi struos kurang padat yang dapat membahayakan keamanan jalan, terutama jika jalan tersebut digunakan oleh kendaraan berat.

Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan pada proyek jalan rigid beton untuk memastikan kekuatan dan keamanan jalan.

Dari informasi papan informasi di lokasi proyek, proyek rekontrusi jalan Sembunglor – Gedongarum, Kecamatan Kanor yang bersumber dari dana APBD tahun 2025 dengan biaya Rp,2.530.018.700.00 Miliyar dengan penyediaan, PT. marga Ultima Niagantata, dengan Konsultan Pengawas, CV. Wangisto Karya Consultant.

Warga berharap untuk Pihak terkait dan Bupati Bojonegoro perlu melakukan evaluasi dan perbaikan pada proyek jalan rigid beton untuk memastikan bahwa struos kuat dan aman. Selain itu, perlu dilakukan pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa proses pengecoran dilakukan dengan benar dan menggunakan alat pemadat ( vebirato) yang sesuai. ( yin/Red )