LAMONGAN – Ketangguhan fisik dan mental prajurit Kodim 0812/Lamongan kembali diuji melalui kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) yang dikemas dalam latihan Hanmars sejauh 10 kilometer dan renang militer dasar 50 meter, Rabu (11/02/2026).
Kegiatan ini diikuti seluruh prajurit sebagai bentuk komitmen satuan dalam menjaga kesiapsiagaan, profesionalisme, dan daya tempur personel TNI AD, khususnya prajurit teritorial yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Sejak pagi, para prajurit tampak antusias mengikuti setiap tahapan latihan.
Hanmars dengan jarak tempuh 10 kilometer menjadi ujian utama daya tahan fisik, sementara renang militer dasar mengasah kemampuan dasar keprajuritan yang wajib dimiliki setiap prajurit.
Lebih dari sekadar agenda rutin, PSJM menjadi sarana pembinaan sekaligus evaluasi untuk memastikan kondisi fisik prajurit tetap prima dan siap menghadapi dinamika tugas di lapangan yang semakin kompleks.
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, melalui Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kapten Arm Yusniadi, menegaskan bahwa PSJM merupakan program wajib TNI AD yang harus dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh satuan.
“Kemampuan fisik adalah modal utama prajurit. Kondisi tubuh yang prima akan menunjang kesiapan dalam melaksanakan tugas pokok, khususnya dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI,” tegas Kapten Arm Yusniadi.
Ia menambahkan, PSJM tidak hanya berorientasi pada aspek jasmani, tetapi juga membentuk karakter prajurit yang tangguh, disiplin, serta memiliki mental kuat dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di wilayah.
Menurutnya, prajurit teritorial dituntut tidak hanya andal dalam pembinaan kewilayahan, tetapi juga harus memiliki kemampuan dasar keprajuritan yang terus terasah dan terpelihara.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Poskes Kodim 0812/Lamongan guna memastikan kondisi fisik prajurit dalam keadaan layak dan aman.
Kegiatan kemudian diawali dengan pemanasan bersama yang dipimpin oleh Bintara Staf Operasi sebagai langkah pencegahan cedera serta untuk memaksimalkan performa saat pelaksanaan.
Dengan disiplin tinggi dan semangat kebersamaan, para prajurit berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.
Keringat yang mengalir menjadi simbol kesungguhan dan dedikasi dalam menjaga kehormatan diri sebagai garda terdepan pertahanan negara.
“Melalui kegiatan ini, Kodim 0812/Lamongan menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kesiapsiagaan prajurit serta meningkatkan kemampuan fisik guna mendukung tugas-tugas TNI AD yang terus berkembang,” pungkas Kapten Arm Yusniadi.
PSJM menjadi bukti bahwa ketangguhan prajurit Kodim 0812/Lamongan bukan sekadar slogan, melainkan kesiapan nyata yang terus diasah demi pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. (ded)






