Infotaiment

Tari Thengul hingga Tayub Tampil Memukau di Pantes Budal Bojonegoro

amunisinews001
8831
×

Tari Thengul hingga Tayub Tampil Memukau di Pantes Budal Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260405 WA0037

BOJONEGORO – Gelaran Pantes Budal (Pentas Seni Budaya Lokal) Volume 2 sukses menyedot perhatian masyarakat Bojonegoro.

Kegiatan yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro bersama Perkumpulan Pamong Seni Budaya Bojonegoro (PPSBB) ini berlangsung meriah di Taman Rajekwesi, Sabtu (4/4/2026) malam.

Ratusan warga tampak memadati lokasi, tak hanya hadir langsung, masyarakat juga mengikuti jalannya acara melalui siaran langsung di kanal YouTube Pemkab Bojonegoro.

Suasana hangat dan penuh antusiasme terasa sejak awal hingga akhir pertunjukan.

PPSBB sendiri merupakan organisasi profesi yang menjadi rumah bagi para pelaku, pelestari, hingga pembina seni budaya di Bojonegoro.

Beragam kesenian lokal bernaung di dalamnya, mulai dari tari thengul, srampat, kayangan api, hingga tayub dan oklik.

Ketua PPSBB, Mochamad Bekti, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada komunitasnya untuk tampil dalam ajang ini.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang terus membuka ruang bagi seniman lokal.

“Kami akan terus berupaya melalui seni dan budaya untuk mengangkat nama Bojonegoro menjadi daerah yang lebih bahagia, makmur, dan membanggakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menegaskan bahwa Pantes Budal akan menjadi agenda rutin sepanjang tahun 2026.

Rencananya, acara ini digelar setiap dua pekan sekali, tepatnya pada Sabtu malam.
Menariknya, lokasi penyelenggaraan tidak akan terpusat di satu titik saja.

Pantes Budal akan digilir ke berbagai wilayah di Bojonegoro agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati sekaligus turut menjaga kelestarian budaya.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan seni budaya. Ini bagian dari upaya menjaga warisan daerah agar tetap hidup dan dicintai generasi mendatang,” jelasnya.

Tak hanya pentas seni, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan PPSBB sebagai bentuk penguatan kelembagaan.

Diharapkan, momentum ini mampu mendorong semangat baru dalam menggali dan mengembangkan potensi seni budaya lokal.

Sepanjang malam, panggung Pantes Budal Vol 2 dipenuhi berbagai penampilan memikat.

Mulai dari Tari Srampat Thengul, Tari Thengul, Oklik Bojonegoro, karawitan oleh pelajar SD Kemamang dan SMPN 5 Bojonegoro, Tari Kayangan Api, Langen Beksan Tayub, hingga drama bertajuk Ensiklopedia Budaya Bojonegoro.

Keterlibatan anak-anak dan generasi muda pun menjadi sorotan tersendiri.

Penampilan mereka mendapat apresiasi tinggi, sekaligus menjadi bukti bahwa seni tradisional masih memiliki tempat di hati generasi masa kini.

Melalui Pantes Budal, Bojonegoro tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempertegas identitas budaya daerah yang terus hidup, berkembang, dan siap diwariskan ke masa depan. (Yin)